Polres Tala Perluas Akses Informasi Rekrutmen Polri 2026, Cegah Praktik Calo Sejak Dini

Polres Tanah Laut (Tala) memperluas sosialisasi Rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2026 melalui pemasangan spanduk di titik strategis, langkah proaktif cegah praktik percaloan dan jamin transparansi bagi calon peserta.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Tala Perluas Akses Informasi Rekrutmen Polri 2026, Cegah Praktik Calo Sejak Dini
Polres Tanah Laut (Tala) memperluas sosialisasi Rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2026 melalui pemasangan spanduk di titik strategis, langkah proaktif cegah praktik percaloan dan jamin transparansi bagi calon peserta. (AntaraNews)

Polres Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mengambil langkah proaktif dalam menyosialisasikan penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Inisiatif ini bertujuan memperluas akses informasi bagi masyarakat luas di Kabupaten Tanah Laut. Pemasangan spanduk di berbagai titik strategis menjadi upaya utama dalam kampanye ini.

Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah praktik percaloan yang kerap terjadi dalam proses seleksi anggota kepolisian. Dengan informasi yang transparan dan merata, diharapkan semua calon peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mempersiapkan diri. Kasi Humas Polres Tanah Laut, AKP Hari Setiawan, menegaskan komitmen institusi terhadap proses rekrutmen yang bersih.

Sosialisasi terbuka ini menjadi strategi penting guna memastikan informasi tidak simpang siur dan masyarakat memahami tahapan rekrutmen secara benar. Polres Tala ingin menjamin bahwa tidak ada ruang bagi praktik percaloan dalam seleksi anggota Polri 2026. Ini adalah bagian dari penguatan prinsip rekrutmen yang profesional dan akuntabel.

Polres Tanah Laut secara tegas menyatakan bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan dengan prinsip BETAH. Prinsip ini mencakup Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, yang menjadi landasan utama setiap tahapan seleksi. Keterbukaan informasi di ruang publik merupakan bagian integral dari penguatan prinsip ini.

AKP Hari Setiawan menekankan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya sepeser pun. Peringatan ini disampaikan untuk mengantisipasi oknum yang mungkin mencoba mengambil keuntungan dari calon peserta. Masyarakat diimbau untuk tidak percaya pada janji kelulusan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui sosialisasi sejak dini, Polres Tala berupaya membangun kepercayaan publik terhadap proses seleksi yang jujur dan adil. Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong partisipasi dari putra-putri terbaik Tanah Laut yang berkualitas. Persiapan diri yang matang sejak awal sangat dianjurkan bagi para calon pendaftar.

Untuk memastikan pesan sosialisasi sampai kepada khalayak luas, Polres Tanah Laut memasang spanduk di sejumlah lokasi strategis dengan mobilitas masyarakat tinggi. Lokasi-lokasi ini dipilih secara cermat agar efektif menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Tujuannya adalah agar informasi penerimaan anggota Polri 2026 tersebar merata.

Beberapa titik pemasangan spanduk meliputi depan Mako Polres Tanah Laut, depan Mako Polsek jajaran, Simpang 3 Balirejo, dan Bundaran Kejaksaan Pelaihari. Pemilihan lokasi ini memungkinkan pesan sosialisasi terbaca oleh pelajar, orang tua, dan masyarakat umum yang beraktivitas sehari-hari. Ini adalah upaya untuk memaksimalkan dampak informasi.

Polres Tanah Laut mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi melalui saluran yang telah ditetapkan oleh kepolisian. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat juga diharapkan dengan segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan atau praktik percaloan. Laporan tersebut penting untuk menjaga integritas proses rekrutmen.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi