Polres Singkawang, Polda Kalbar, akan menerapkan rekayasa lalu lintas komprehensif. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan selama Festival Cap Go Meh. Perhelatan akbar ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/3) di Singkawang.
Rekayasa lalu lintas ini mencakup pengalihan jalur utama serta penyediaan jalur khusus darurat. Tujuannya adalah mengantisipasi lonjakan pengunjung dari berbagai daerah. Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, menegaskan komitmen menjaga ketertiban.
Pengaturan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas dari arah Pontianak, Sambas, maupun Bengkayang. Dengan demikian, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Pelaksanaan festival dapat berlangsung aman dan tertib.
Advertisement
Advertisement
Polres Singkawang telah merancang skema pengalihan arus lalu lintas yang detail. Kendaraan dari Pontianak menuju Sambas atau sebaliknya akan diarahkan melalui Jalan Tani. Jalur ini berlanjut ke Jalan Pelangi, Jalan Terminal Induk, hingga Jalan Ratu Sepudak.
Sementara itu, bagi pengendara dari Sambas yang menuju Bengkayang, atau sebaliknya, akan dialihkan. Mereka akan melewati Jalan Bambang Ismoyo menuju Jalan Jenderal Sudirman. Rute ini kemudian berlanjut ke Jalan Raya Singkawang–Bengkayang.
Rute alternatif juga disiapkan untuk kendaraan dari Pontianak menuju Bengkayang maupun sebaliknya. Pengendara dapat melalui Jalan A Yani, Jalan Yohana Godang, Jalan Pelita, dan Jalan Kridasana. Jalur ini akan tembus ke Jalan Tengah, Jalan P Natuna, hingga Jalan KS Tubun, Kelurahan Roban.
Advertisement
Advertisement
Selain pengalihan arus umum, pihak kepolisian juga menyiapkan jalur khusus ambulans. Jalur darurat ini penting untuk memastikan layanan kesehatan tetap optimal. Ini krusial selama perhelatan Festival Cap Go Meh berlangsung.
Ambulans dari arah Pontianak yang menuju RSUD Abdul Aziz dapat memanfaatkan jalur khusus. Mereka akan melewati Jalan Raya Sakok, Bundaran 1001-AI, Jalan A Yani, dan Jalan dr Sutomo. Ini memastikan akses cepat ke fasilitas medis.
Untuk ambulans yang hendak menuju RSU Vincentius dari Pontianak, rute yang disiapkan sedikit berbeda. Jalur ini meliputi Jalan Raya Sakok, Bundaran 1001-AI, Jalan A Yani, Jalan Yohana Godang, Jalan GM Situt, dan Jalan Stasiun. Kemudian belok kiri di Simpang Yamaha Rajawali menuju Beringin Corner, Jalan Diponegoro, dan langsung ke rumah sakit.
Advertisement
Ambulans dari Sambas atau Bengkayang juga memiliki jalur prioritas menuju RSU Vincentius. Rute-rute ini dirancang untuk meminimalisir hambatan. Tujuannya adalah mempercepat penanganan medis darurat.
Advertisement
Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan mengidentifikasi beberapa ruas jalan yang berpotensi padat. Ruas-ruas ini termasuk Jalan Alianyang, Jalan Firdaus, Jalan Diponegoro, dan Jalan Niaga. Kepadatan ini diperkirakan terjadi saat Pawai Tatung.
Jalan Budi Utomo, Jalan Kurau, Jalan Setia Budi, Jalan Sejahtera, dan Jalan Stasiun juga masuk dalam daftar area rawan kepadatan. Selain itu, Jalan Yos Sudarso, Jalan Merdeka, Jalan Nusantara, Jalan Pemuda, dan Jalan Kalimantan juga perlu diwaspadai.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan. Penggunaan jalur alternatif yang telah disiapkan sangat disarankan. Ini demi kelancaran bersama selama festival.
Advertisement
“Dengan dukungan dan kerja sama masyarakat, kami optimistis pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama Festival Cap Go Meh dapat berjalan aman, lancar dan kondusif,” ujar Kapolres. Pernyataan ini menegaskan pentingnya partisipasi publik.
Sumber: AntaraNews