Polres OKU Timur Tanam 550 Pohon, Wujud Komitmen Jaga Lingkungan dan Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Polres OKU Timur menanam 550 bibit pohon penghijauan sebagai langkah konkret melestarikan lingkungan, mencegah kekeringan, dan memperingati HUT Bhayangkara ke-80.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres OKU Timur Tanam 550 Pohon, Wujud Komitmen Jaga Lingkungan dan Peringati HUT Bhayangkara ke-80
Polres OKU Timur menanam 550 bibit pohon penghijauan sebagai langkah konkret melestarikan lingkungan, mencegah kekeringan, dan memperingati HUT Bhayangkara ke-80. (AntaraNews)

Martapura, Sumatera Selatan – Jajaran Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) Timur mengambil langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan dengan menanam sebanyak 550 bibit pohon penghijauan. Kegiatan ini bertujuan ganda, yakni untuk menjaga kelestarian alam serta memperbaiki iklim dari potensi ancaman kekeringan yang semakin nyata.

Gerakan penghijauan ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono di Martapura, Sumatera Selatan, pada Minggu (28/6). AKBP Adik Listiyono menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghijaukan bumi Indonesia.

Lebih lanjut, penanaman pohon ini juga menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini merupakan upaya preventif terhadap bencana alam yang seringkali diakibatkan oleh perambahan hutan liar.

Gerakan penanaman pohon ini menunjukkan komitmen kuat Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga kelestarian alam. Sebanyak ratusan batang bibit pohon produktif ditanam di berbagai lokasi, melibatkan seluruh Polsek jajaran yang tersebar di kecamatan-kecamatan wilayah OKU Timur.

Inisiatif ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Polri terhadap lingkungan. Penanaman pohon diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat sekitar.

AKBP Adik Listiyono menekankan pentingnya menjaga alam sebagai warisan bagi generasi mendatang. Ia juga menyoroti peran Indonesia sebagai paru-paru dunia yang harus dijaga bersama oleh seluruh anak bangsa.

Krisis iklim menjadi ancaman serius yang dapat memicu berbagai bencana alam, seperti kekeringan dan kebakaran hutan. Dampak dari krisis iklim ini telah terlihat di berbagai daerah, terutama saat musim kemarau panjang melanda.

Penanaman pohon merupakan salah satu solusi efektif untuk mitigasi dampak krisis iklim. Pohon berperan penting dalam menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, serta menjaga ketersediaan air tanah.

Melalui kegiatan ini, Polres OKU Timur berupaya berkontribusi dalam mengurangi risiko bencana alam dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau. Diharapkan, pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan.

Dalam kegiatan penghijauan ini, berbagai jenis bibit pohon produktif dipilih untuk ditanam. Pemilihan jenis pohon ini mempertimbangkan manfaat ekologis dan ekonomis yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Adapun jenis bibit pohon yang ditanam meliputi:

  • Ketapang mini
  • Tabebuya
  • Nangka
  • Matoa
  • Mahoni
  • Pinang

Kapolres AKBP Adik Listiyono berharap, pohon-pohon ini tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi warga. "Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang," ujarnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi