Polres Lingga Tanam Ratusan Bibit Pisang, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Polres Lingga mengambil langkah nyata mendukung ketahanan pangan nasional dengan menanam 200 bibit pisang lemak manis di lahan kosong, sebuah inisiatif yang juga memperkuat pemenuhan kebutuhan SPPG Polri.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Lingga Tanam Ratusan Bibit Pisang, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Polres Lingga mengambil langkah nyata mendukung ketahanan pangan nasional dengan menanam 200 bibit pisang lemak manis di lahan kosong, sebuah inisiatif yang juga memperkuat pemenuhan kebutuhan SPPG Polri. (AntaraNews)

Kepolisian Resor (Polres) Lingga, yang berada di bawah naungan Polda Kepulauan Riau, telah melaksanakan program penanaman bibit pohon pisang. Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, memanfaatkan lahan kosong di sekitar markas kepolisian setempat. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Penanaman bibit pisang lemak manis atau pisang empat puluh hari (Musa acuminata) ini dilakukan pada hari Sabtu (31/1) oleh jajaran Polsek Dabo Singkep. Sebanyak 200 bibit pisang ditanam di lahan seluas 50x50 meter persegi, menunjukkan komitmen nyata dalam memanfaatkan potensi lahan.

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan menjelaskan bahwa program ini adalah langkah konkret Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi SPPG Polri, sejalan dengan program pemerintah seperti Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Polres Lingga menunjukkan komitmen kuat terhadap program pemerintah melalui penanaman bibit pisang ini. AKBP Pahala Martua Nababan menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Hal ini juga relevan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang memerlukan pemenuhan kebutuhan pangan bagi SPPG Polri.

Langkah ini tidak hanya berfokus pada aspek ketahanan pangan secara umum, tetapi juga secara spesifik menargetkan pemenuhan kebutuhan internal. Diharapkan, hasil panen dari tanaman pisang ini dapat berkontribusi langsung pada ketersediaan pangan bagi anggota kepolisian. Kegiatan penanaman produktif ini menjadi contoh nyata bagaimana institusi dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional.

Kapolres Lingga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata. Manfaat tersebut tidak hanya terbatas pada institusi kepolisian, tetapi juga diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Ini mencerminkan visi Polri untuk menjadi bagian integral dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian pangan.

Kapolsek Dabo Singkep AKP Zainur memimpin langsung rangkaian kegiatan penanaman bibit pisang ini. Proses diawali dengan pemberian arahan kepada seluruh personel terkait pentingnya program ketahanan pangan P2L, P2B, dan SPPG Polri. Persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan program ini, memastikan setiap langkah dilakukan secara efektif.

Sebelum penanaman, tim melakukan pengecekan dan pembersihan lahan secara menyeluruh. Lahan pekarangan yang akan digunakan seluas 50x50 meter persegi dipersiapkan dengan baik untuk memastikan kondisi optimal bagi pertumbuhan bibit pisang. Pengolahan lahan yang tepat adalah faktor krusial dalam pertanian, bahkan untuk skala kecil seperti ini.

Penanaman 200 bibit pisang dilakukan secara serentak oleh Kapolsek Dabo Singkep dan seluruh personelnya. Setelah penanaman, komitmen tidak berhenti di situ; ada pengawasan ketat terhadap masa tumbuh tanaman. Tujuannya adalah memastikan bibit dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah yang optimal, menjamin keberlanjutan program ini.

AKP Zainur menyatakan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan kontribusi signifikan. Kontribusi tersebut diharapkan dapat terlihat dalam mendukung ketersediaan bahan pangan bagi SPPG Polri di Kabupaten Lingga. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan secara keseluruhan di wilayah tersebut.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi