Polisi Ringkus Pembunuh Wanita PNS Kemen PU Dicor dan Dikubur di TPU Palembang

Jumat, 25 Oktober 2019 20:13 Reporter : Irwanto
Polisi Ringkus Pembunuh Wanita PNS Kemen PU Dicor dan Dikubur di TPU Palembang Polisi ringkus pembunuh wanita dicor. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Penemuan mayat Apriyanita (50) dalam kondisi dicor dan dikubur sedalam setengah meter di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat Palembang, langsung dikonfrontir polisi kepada seorang pria yang diduga pembunuhnya. Benar saja, pria bernama Yudi itu mengakui perbuatannya.

Petugas dari Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel mendatangkan pelaku ke lokasi penemuan. Dia juga membenarkan mayat yang sudah dievakuasi ke mobil jenazah adalah Apriyanita.

"Benar pak, di sini dikubur," ungkap pelaku Yudi kepada petugas di TKP, Jumat (25/10).

Pria bertubuh gempal itu akhirnya langsung digiring ke Mapolda Sumsel untuk keperluan penyidikan. Sementara jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yudhi Suwaryadi mengatakan, dugaan sementara korban diculik dan dibunuh. Korban hilang sejak 9 Oktober 2019 dan dilaporkan ke polisi.

"Cukup lama kami mencari keberadaan korban dan hari ini baru ditemukan dalam kondisi terkubur dan dicor," kata Yudhi.

Menurut dia, pelaku mengubur dan mengecor jasad korban untuk menghilangkan jejak. Pihaknya masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan orang lain dalam pembunuhan ini.

"Masih kita periksa dan dikembangkan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga sekitar TPU Kandang Kawat Palembang digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita dalam kondisi terkubur dan dicor di areal kuburan. Jenazah masih mengenakan pakaian lengkap dan sudah membusuk.

Lokasi penemuan berada di antara makam, hanya sekitar 15 meter dari jalan raya. Korban ditemukan di galian sedalam setengah meter dengan kondisi dicor dalam posisi terlentang. Untuk memastikan identitasnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk keperluan otopsi.

Dugaan sementara, korban adalah Apriyanita (50) aparatur sipil negara (ASN) pada Kementerian PU Balai Besar Palembang. Keberadaannya tak lagi diketahui sejak 9 Oktober 2019.

Dugaan tersebut berdasarkan keterangan kakak korban, Heriyanto. Dia turut melakukan penggalian bersama jajaran Ditreskrimum Polda Sumsel, Jumat (25/10).

"Saya yakin itu adalah mayat adik saya yang hilang lama. Saya lihat ada ciri-cirinya dan keyakinan sebagai kakak, karena saya sendiri yang menggalinya," ungkap Heriyanto. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini