Penyelidikan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, masih terus bergulir. Hingga kini, personel Polresta Yogyakarta telah memeriksa puluhan orang tua murid sebagai saksi untuk mendalami dugaan pelanggaran yang terjadi di tempat penitipan anak tersebut.
Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta mencatat sedikitnya 61 orang tua telah dimintai keterangan dan seluruh kesaksiannya sudah dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
"61 saksi ini adalah para orang tua. Untuk anaknya berjumlah 68 tapi kan ada yang satu orang tua anaknya dua," kata Kanit PPA Ipda Apri Sawitri, Jumat (8/5).
Advertisement
Apri menjelaskan proses pemeriksaan saat ini masih difokuskan pada anak-anak berdasarkan kelas yang ada di Daycare Little Aresha. Saat penggerebekan dilakukan, polisi mendapati aktivitas di lima kelas berbeda.
Kelima kelas tersebut meliputi baby mungil, baby kecil, baby besar, kelas edu, serta kelas Pra TK.
Menurut Apri, saat ini pemeriksaan baru memasuki tahap pendalaman terhadap anak-anak di kelas edu. Setelah itu, pemeriksaan akan dilanjutkan ke kelas Pra TK hingga Kelompok Bermain (KB).
"Pemeriksaannya sekarang baru masuk ke kelas edu. Selanjutnya nanti kelas Pra TK. Nanti naik lagi ke kelas Kelompok Bermain (KB)," ucap Apri.
Advertisement
Dalam penyelidikan ini, polisi juga mendalami sistem pengelolaan daycare yang diketahui memiliki dua bangunan berbeda dengan lokasi yang berdekatan. Apri menjelaskan bangunan di sisi utara digunakan khusus untuk kegiatan Kelompok Bermain (KB).
Sementara bangunan di sisi selatan menjadi lokasi utama penggerebekan dan dipakai untuk aktivitas anak-anak mulai dari kelas bayi hingga Pra TK. Keterangan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk memetakan aktivitas serta penanganan anak di masing-masing lokasi.
Advertisement
Selain memeriksa para orang tua murid, penyidik juga masih mendalami peran para tersangka dalam kasus tersebut. Mereka terdiri dari ketua yayasan, kepala sekolah, hingga pengasuh daycare.
Sementara itu, hingga saat ini polisi belum melakukan pemanggilan maupun pemeriksaan terhadap penasihat yayasan.
Apri menegaskan proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan kekerasan dan penelantaran yang terjadi di Daycare Little Aresha.