Polisi Klaim Lama Intai Penusuk Wiranto, Tetapi Tak Punya Bukti Cukup

Jumat, 11 Oktober 2019 16:53 Reporter : Merdeka
Polisi Klaim Lama Intai Penusuk Wiranto, Tetapi Tak Punya Bukti Cukup Pelaku penyerangan Wiranto. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Polisi menyatakan penusuk Menko Polhukam Wirant, SA alias Abu Rara telah dibuntuti sejak Amir Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi tertangkap. Namun, polisi belum bisa menangkap Abu Rara karena tidak memiliki cukup bukti keterlibatan dengan jaringan terorisme.

Densus 88 Anti Teror menangkap Pimpinan JAD Bekasi, Abu Zee Ghurobah bersama delapan anggotanya pada 23 September 2019.

"Abu Rara tidak seperti anggota JAD Bekasi yang kami amankan beberapa waktu lalu. Kalau anggota JAD yang diamankan itu kan sudah membeli bahan peledak, merakit bom, sehingga buktinya sudah cukup. Sedangkan Abu Rara tidak demikian. Jadi kita hanya bisa memonitor Abu Rara," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (11/10).

Dedi mengatakan, Polri mulai mengendus jejak Abu Rara sejak menggali keterangan Abu Zee. Pengakuan Abu Zee telah merekrut beberapa orang. Salah satu orangnya adalah Abu Rara.

"Abu Rara hanyalah simpatisan dari JAD. Abu Rara juga hanya sekali bertemu dengan Abu Zee," kata dia.

Dedi menegaskan, Polri terus memonitor Abu Rara di Kampung Menes, Pandeglang. Tetapi sampai saat itu tidak ditemukan indikasi perbuatan melawan hukum.

"Sementara itu bila mengacu pada SOP polisi baru bisa melakukan preventif strike ketika bukti permulaan belum cukup," katanya.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini