Pihak kepolisian hingga kini masih memeriksa diduga pelaku pembunuhan terhadap karyawan swasta Herdi Sibolga (45), berinisial J. Salah satu yang didalami kepolisian adalah perihal J merupakan sindikat pembunuh bayaran atau bukan.
"Itu masih kita dalami apakah pemain tunggal atau kelompok atau sindikat (pembunuh bayaran), kita masih dalami," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief di Polda Metro Jaya, Rabu (25/7).
Terkait penangkapan satu pelaku, polisi pun sudah mendapatkan titik terang jika motif pembunuhan ini karena dugaan persaingan bisnis.
"Sementara seperti itu (motif persaingan bisnis)," katanya.
Sebelumnya, pelaku pembunuhan terhadap Herdi Sibolga (45) berhasil diringkus pihak kepolisian. Saat ini pelaku masih menjalankan pemeriksaan. Herdi saat itu tewas usai ditembak para pelaku di Jalan Jelambar Aladin, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (20/7) lalu.
"Iya sudah satu orang, masih didalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Rabu (25/7).
Argo belum bisa menjelaskan lebih rinci terkait nama dan kronologi penangkapan pelaku penembakan itu. Namun, dia hanya menyebutkan penangkapan itu dilakukan pada Selasa (24/7) malam.
"Kemarin malam (ditangkap)," katanya.