Polemik Seputar Seragam PNS di 3 Kementerian yang Disebut Mirip Militer

Kamis, 28 Juli 2022 14:34 Reporter : Syifa Hanifah
Polemik Seputar Seragam PNS di 3 Kementerian yang Disebut Mirip Militer Tampilan Baru PNS ATR/BPN. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di bawah komando Menteri Hadi Tjahjanto, tampil beda dengan seragam baru.

Dari seragam yang dikenakan para PNS tersebut, terlihat pakaian mereka sekilas mirip tentara. Dengan penambahan atribut Baret dan tongkat komando.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto mengatakan yang membedakan seragam lama dan baru, dengan penambahan artibut Baret dan tongkat komando.

"Sebenarnya ini seragam yang selama ini digunakan oleh anggota atau pegawai ATR/BPN sudah digunakan sejak lama cuma saya tambahkan baret dan stik komando," kata Menteri Hadi, dalam Konferensi Pers di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (26/7).

Mantan Panglima TNI ini, menjelaskan tujuan penambahan atribut tersebut adalah agar komunikasi dan koordinasi dari PBB, Kakantah dan Kakanwil supaya bisa berjalan dengan baik di Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah).

Selain itu, lanjutnya untuk para staf ATR/BPN lebih percaya diri ketika mengenakan seragam tersebut. "Saya setarakan dengan Kajati, Kajari, Kapolres, Dandim, BNN. Jadi saya setarakan supaya mereka konfiden untuk tampil ke depan," terang Hadi.

2 dari 3 halaman

Apa Urgensinya?

Tampilan baru PNS di Kementerian ATR/BPN mengundang polemik. Datang dari Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang yang menyoroti atribut baru jajaran pejabat dan pegawai Kementerian ATR/BPN. Termasuk mengenakan tanda baret, pangkat, hingga tongkat komando.

"Seragam dan atribut itu tidak dibutuhkan dalam menjalankan tugas maupun fungsi Kementerian ATR/BPN terlebih dalam pemberantasan mafia tanah. Pejabat di Kementerian ATR/BPN bukan penegak hukum maupun penyidik," kata Junimart di Jakarta, Kamis (28/7).

Menurutnya, yang diperlukan pegawai Kementerian ATR/BPN bukan baret dan tongkat komando. Namun pikiran dan hati para pejabat serta pegawai ATR/ BPN bisa terpanggil tegak lurus bekerja sesuai fungsi dan tugasnya dalam melayani masyarakat serta tidak masuk dalam sindikasi mafia pertanahan.

"Saya tidak memahami 'frame of reference' Menteri ATR/BPN menyematkan baret dan tongkat kepada para pejabat ATR/ BPN. Apa urgensinya dan apa filosofinya," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Polemik Seragam Kemenhub dan Kemenkum HAM Mirip TNI

Seragam ASN dinilai mirip tentara juga pernah menimbulkan polemik pada tahun 2016. Saat itu, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Hukum dan HAM disebut mirip dengan serangan TNI Angkatan Udara.

Seragam dinas lapangan pegawai Kementerian Perhubungan dan Kementerian Hukum dan HAM, mirip dengan seragam prajurit TNI AU yang memiliki corak dominan biru langit.

Namun, kemiripan seragam tersebut menuai polemik. Kala itu, TNI Angkatan Udara protes atas penggunaan seragam Pegawai Negeri Sipil di Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM dan Kementerian Perhubungan yang menyerupai seragam mereka.

"Itu kita sudah buat surat, udah sampaikan. Segala sesuatu bergantung pada pemerintah. Segala sesuatu ada seragam sendiri sendiri. Secara kehidupan mungkin ada bangga kali kan," kata Kepala Staf TNI AU saat itu, Marsekal Agus Supriatna di Jakarta, Senin (5/1/2016).

Menteri Perhubungan yang saat itu dijabat Ignasius Jonan angkat bicara soal polemik ini. Menurutnya tidak ada yang salah dengan seragam PNS kementeriannya karena sama sekali tidak mirip dengan seragam milik TNI.

"Saya sudah menghubungi Kasau menanyakan ada masalah apa. Lantas, beliau mengatakan tidak pernah ngomong menyalahi aturan. Jadi yang melintir ini siapa, kenapa jadi rame begini, apa ada yang pesan atau apa?" ujar Jonan di Prabumulih, Sumatera Selatan, seperti dilansir Antara, Sabtu (9/1).

Dia menegaskan, dari sisi lambang, baju, warna celana hingga sepatu yang digunakan PNS Kementerian Perhubungan sama sekali tidak mirip dengan milik TNI AU.

"Apa yang saya pakai ini seperti tentara. Baju putih dan celana biru, apa TNI ada yang begini? Soal adanya lambang balok di pundak, apa ini memang sudah dipatenkan hanya milik TNI? Tidak ada," kata Jonan. [noe]

Baca juga:
Seragam Baru PNS Kementerian ATR/BPN, DPR: Apa Filosofi Penyematan Baret-Tongkat?
Bermasalah dengan Mafia Tanah, Whatsapp ke Nomor Hotline ini
Penampilan Terbaru Eks Panglima TNI, Jadi Menteri Pakai Seragam Bintang 4 di Pundak
Simak, Ragam Cara Kerja Mafia Tanah dan Jurus Bersih-Bersih Pemerintah
Menteri ATR ke Anak Buah: Tidak Ada Ampun untuk Pungli, Saya Proses dan Pecat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini