Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Agam telah menyalurkan bantuan nontunai senilai Rp544 juta. Bantuan ini ditujukan bagi korban bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. Penyaluran dilakukan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, memberikan harapan baru bagi para penerima.
Bantuan tersebut diberikan kepada 544 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana. Mereka tersebar di lima kecamatan berbeda di Kabupaten Agam. Proses penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia pada hari Sabtu, memastikan distribusi yang efisien.
Ade Alfani, Kepala Markas PMI Agam, menyatakan bahwa setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp1 juta. Dana ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok mereka. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat bencana.
Advertisement
Advertisement
Detail Penyaluran Bantuan PMI Agam
Bantuan nontunai dari PMI Agam ini disalurkan kepada 544 kepala keluarga yang menjadi korban bencana hidrometeorologi. Setiap keluarga menerima dana sebesar Rp1 juta. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp544 juta, menunjukkan komitmen PMI.
Penerima bantuan tersebar di lima kecamatan utama. Kecamatan tersebut meliputi Tanjung Mutiara, Palembayan, Tanjung Raya, Matur, dan Ampek Koto. Warga terdampak ini adalah mereka yang mengalami banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu.
Rumah-rumah mereka dilaporkan mengalami kerusakan berat atau bahkan hanyut terbawa arus. Ade Alfani menjelaskan bahwa proses pencairan bantuan dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Penerima telah diberikan kartu pencairan untuk memudahkan proses pengambilan dana tunai.
Advertisement
Penyaluran bantuan ini bertepatan dengan momen menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Harapannya, dana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para korban. Bantuan nontunai ini diharapkan bisa membantu memenuhi berbagai kebutuhan Lebaran mereka yang mendesak.
Advertisement
Sumber Dana dan Apresiasi Pemerintah Daerah
Kepala Markas PMI Agam, Ade Alfani, mengungkapkan bahwa bantuan ini berasal dari International Federation Of Red Cross (IFRC). Dana tersebut diserahkan terlebih dahulu kepada PMI Pusat. Selanjutnya, PMI Pusat menyalurkannya melalui PMI Provinsi.
Bantuan nontunai ini tidak hanya untuk Agam, tetapi juga diserahkan kepada tiga kabupaten dan kota lainnya. Lokasinya mencakup Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Namun, khusus untuk Sumatera Barat, bantuan difokuskan kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Agam.
Sekretaris Daerah Agam, Muhammad Lutfi AR, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PMI. Ia menggarisbawahi berbagai bentuk bantuan yang telah diberikan PMI sejak bencana terjadi. Dukungan ini sangat membantu pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat.
Advertisement
Muhammad Lutfi AR menegaskan bahwa bantuan PMI sangat berarti bagi masyarakat. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak sendiri dalam menghadapi bencana. PMI bersama lembaga kemanusiaan lainnya turut hadir membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
Sumber: AntaraNews