Pertahankan Tas dari Begal, Endang 'Diganjar' 10 Jahitan di Kepala

Rabu, 20 Februari 2019 02:33 Reporter : Moch. Andriansyah
Pertahankan Tas dari Begal, Endang 'Diganjar' 10 Jahitan di Kepala Kondisi Korban Begal di Surabaya. ©2019 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Merdeka.com - Endang Sumarini (40), warga Jalan Demak Timur, Surabaya, Jawa Timur, menjadi korban percobaan pembegalan oleh dua penjahat jalanan, Senin (18/2) malam kemarin. Karena mempertahankan harta bendanya, korban terjatuh dan kepalanya membentur trotoar.

Dikonfirmasi terkait kejadian ini, Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Purwanto membenarkan peristiwa di Jalan Dupak tersebut dan sudah menerima laporannya. Dia menyebut, hingga hari ini, korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) PHC Tanjung Perak Surabaya.

Saat ini, kata Purwanto, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lokasi kejadian untuk mengungkap kedua pelaku. "Karena di lokasi kejadian tidak ada CCTV, sehingga menyulitkan kami untuk melacak keberadaan pelaku," kata Purwanto di Mapolsek Bubutan, Selasa (19/2).

Sedangkan korban sendiri, lanjutnya, hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan. "Karena masih menjalani perawatan di rumah sakit, bagian kepala belakang korban robek dan mendapatkan 10 jahitan," sesal Purwanto.

Jalan Dupak Rawan Begal

Sementara keluarga korban menceritakan peristiwa yang dialami Endang bukan yang pertama, tapi sudah yang kali kedua. "Dulu juga pernah kejadian, sama di Jalan Dupak," ungkap adik korban, Nurul Diana.

Beberapa tahun lalu, lanjut perempuan 34 tahun ini, situasinya juga sama, Endang, kakaknya juga tengah perjalan pulang dari bekerja di Matahari Delta Plaza, dan tengah mengendarai motor sendirian. "Kemudian diikuti pelaku yang berboncengan naik motor sampai ke kampung Demak Timur VIII," ceritanya.

Kemudian, saat sampai di depan gang rumah, para pelaku menarik kalung emas yang melingkar di leher kakaknya. Tapi aksi pelaku gagal karena korban berhasil kabur. "Hingga saat ini, kami tidak tahu apakah pelakunya sudah tertangkap polisi atau belum, kami juga tidak tahu," ceritanya lagi.

Setelah kejadian itu, masih cerita Nurul, kejadian yang sama kembali menimpa kakanya, Senin malam kemarin. Peristiwanya juga sama di Jalan Dupak yang dikenal rawan pembegalan karena kondisi jalannya terbilang sepi dan tak ada CCTV.

Pada peristiwa kedua yang dialami korban ini, sempat terjadi perlawanan. Korban berusaha memepertahankan tas miliknya yang hendak dirampas dua orang pelaku mengendarai Suzuki Satri.

Sayang, meski berhasil mempertahankan harta bendanya, korban terjatuh dan kepalanya terluka membentur trotoar. "Untungnya diketahui warga, kalau tidak kakak saya bisa mati kehabisan darah. Kemudian cepat-cepat dibawa ke rumah sakit. Sedangkan pelakunya lari ke arah Babadan Rukun," sesal Nurul. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Begal Motor
  2. Penjambretan
  3. Surabaya
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini