Kawasan Glodok Pancoran Chinatown, Jakarta Barat, pada Sabtu, 31 Januari, telah dipadati oleh warga yang antusias berburu hiasan Imlek. Berbagai pernak-pernik berwarna merah khas perayaan Tahun Baru China terlihat memenuhi lapak-lapak musiman di area tersebut. Suasana meriah ini menjadi penanda semakin dekatnya perayaan Imlek yang dinanti banyak orang.
Aneka ragam hiasan Imlek yang dijual sangat bervariasi, mulai dari boneka kucing hoki, bunga hias, hingga lampion dan aksesori gantungan. Para pedagang musiman menawarkan produk-produk ini dengan harga yang kompetitif, menarik perhatian pembeli dari berbagai kalangan. Kawasan ini memang dikenal sebagai sentra pernak-pernik khas Tionghoa.
Lonjakan pembeli menjelang Imlek membuat para pedagang memperpanjang jam operasional mereka. Beberapa lapak bahkan buka hingga 24 jam untuk melayani tingginya permintaan. Fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya perayaan Imlek bagi masyarakat dan bagaimana Glodok menjadi destinasi utama untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Advertisement
Advertisement
Berbagai jenis pernak-pernik Imlek ditawarkan di Glodok dengan rentang harga yang beragam, disesuaikan dengan ukuran dan detail produk. Nia (28), seorang pedagang hiasan, menjelaskan bahwa gantungan hias dijual mulai dari Rp5.000 hingga Rp80.000. Sementara itu, boneka kucing hoki dibanderol antara Rp50.000 hingga Rp100.000, tergantung ukurannya.
Produk lain yang menarik perhatian adalah hiasan berbentuk emas. Nia menyebutkan, hiasan kecil berwarna emas dijual seharga Rp30.000, sedangkan yang berukuran besar bisa mencapai Rp300.000. Lampion khas Imlek juga menjadi salah satu produk dengan harga relatif tinggi, yaitu mulai dari Rp80.000 untuk lampion biasa, hingga Rp500.000 untuk lampion gantung berukuran besar.
Selain itu, angpau dan aksesori bando berwarna merah tersedia dengan harga lebih terjangkau, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp35.000. Pedagang lain, Eli (30), menawarkan rangkaian bunga hias khas Imlek. Rangkaian bunga kecil dihargai mulai dari Rp350.000, sementara bunga berukuran dua meter bisa mencapai Rp1,3 juta. Eli juga menjual lampion besar seharga Rp1 juta. Rian (37), pedagang lainnya, menyediakan paket angpau seharga Rp10.000 untuk tiga lembar dan bunga hias Rp120.000 per dua batang.
Advertisement
Advertisement
Kawasan Glodok Pancoran Chinatown telah lama dikenal sebagai pusat perdagangan ornamen khas Tionghoa, terutama menjelang perayaan Imlek. Reputasi ini menarik banyak warga dari berbagai latar belakang budaya untuk datang dan berbelanja. Keberagaman produk yang ditawarkan menjadikan Glodok sebagai destinasi lengkap untuk persiapan Tahun Baru China.
Tidak hanya pernak-pernik, Glodok juga menyediakan perlengkapan sembahyang dan kuliner khas yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Imlek. Hal ini menjadikan kawasan tersebut sebagai one-stop shopping bagi masyarakat yang ingin merayakan Imlek secara lengkap. Keramaian yang terjadi setiap tahun membuktikan daya tarik Glodok sebagai pusat budaya dan perdagangan Tionghoa di Jakarta.
Melihat lonjakan pembeli, jam operasional lapak-lapak pedagang di Glodok pun beragam. Sebagian besar pedagang membuka lapaknya sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Namun, ada pula yang memilih berjualan selama 24 jam penuh demi melayani antusiasme pembeli yang terus meningkat menjelang hari raya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews