Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan akan segera turun ke 35 kabupaten kota untuk mengakselerasi program-program demi mensejahterakan masyarakat. Program utama yang akan diprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan pelayanan pendidikan.
"Jawa Tengah menjadi sentral Pulau Jawa, mau tidak mau harus diperbaiki infrastruktur jalannya baik provinsi, kabupaten kota maupun nasional harus dipastikan dalam kondisi baik. Di lain itu dalam waktu dekat menghadapi arus mudik lebaran," kata Ahmad Luthfi usai acara serah terima jabatan dari Pj Gubernur Nana Sudjana di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (20/2).
Pihaknya membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten kota, agar pada arus mudik dan balik Lebaran 2025 nanti bisa berjalan lancar.
Program lain yang perlu diakselerasi terkait perbaikan infrastruktur Sekolah Menengah (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, sebab masih banyak sekolah yang perlu dilakukan perbaikan.
"Ke depan akan kita lakukan akselerasi. Masih banyak juga sekolah yang perlu perbaikan," ujarnya.
Advertisement
Selain itu, kata Luthfi, infrastruktur yang mendukung swasembada pangan akan menjadi program yang digenjot sejak awal. Upaya itu sebagai langkah untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung padi dan penumpu pangan nasional.
Menurutnya, pondasi-pondasinya telah dibuat oleh gubernur-gubernur terdahulu, termasuk Nana Sudjana saat menjabat sebagai Pj Gubernur.
"Saya mohon doa restu, mari bersama membangun Jawa Tengah. Ini saatnya 'Ngopeni' yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan 'Nglakoni' yakni menyelesaikan segala permasalahan masyarakat," pungkasnya.