Pengendara Perempuan di Dumai Mendadak Berhenti, Sesak Napas Akibat Kabut Asap

Jumat, 13 September 2019 18:57 Reporter : Henny Rachma Sari
Pengendara Perempuan di Dumai Mendadak Berhenti, Sesak Napas Akibat Kabut Asap pengendara wanita di Dumai sesak napas. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang wanita pengendara motor mendadak berhenti di perempatan lampu lalu lintas di Tugu PON Kota Dumai. Wanita paruh baya itu mengalami sesak napas lantaran kabut asap akibat kebakaran hutan yang makin pekat di kota tersebut.

Wanita berhijab merah dan berkendara motor matik ini nyaris tumbang dari atas kendaraan karena menjadi korban kabut asap atau jerebu seperti yang terekam video seorang warganet dan viral di media sosial.

Dalam video tersebar di akun media sosial itu terlihat seorang perempuan pengendara sepeda motor diselamatkan oleh petugas kesehatan yang tengah membagikan masker.

Pemilik video Rudi Fajrin Amin mengaku melihat seorang perempuan tiba-tiba sempoyongan saat berhenti di lampu pengatur lalulintas Bundaran Jalan Sukajadi - Sultan Sarif Kasim, dan beberapa relawan yang sedang membagikan masker langsung menolong.

"Terlihat dia sudah linglung dan beberapa kali menyandarkan kepala ke stang sepeda motor, saya mulai curiga dan tidak lama beberapa orang langsung membawanya ke ambulans," kata Rudi dikutip Antara, Jumat (13/9).

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan Kota Dumai Hafidz Permana menyebut, hasil medis diketahui wanita pengendara motor ini menderita asma, dan diduga karena asap membuat makin sesak napas, namun tidak sempat pingsan karena langsung ditangani medis.

"Dari laporan medis, ibu itu sudah dibolehkan pulang, dia hanya sesak nafas dan linglung di atas kendaraan. Untung saja ada beberapa relawan menolong saat kejadian," kata Hafidz.

Sementara, informasi BPBD Kota Dumai menyatakan, indeks standar polusi udara (ISPU) Dumai pada Jumat (13/9) berada di angka di atas 300 PSI dan masuk dalam kategori berbahaya.

Akibat udara tercemar kabut asap, belum lama ini juga ada empat siswi salah satu sekolah menengah atas di Kota Dumai mengalami pusing-pusing di dalam kelas, dan harus mendapat tindakan medis akibat terpapar kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini