Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Peneliti LSI: Dekat dengan Mega, belum tentu Ganjar diusung di Jateng

Peneliti LSI: Dekat dengan Mega, belum tentu Ganjar diusung di Jateng Ganjar Pranowo diperiksa KPK. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa, memprediksi akan ada tiga pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada Jawa Tengah. Dia memperkirakan akan terjadi pertarungan antara tiga partai besar.

"Ada koalisi Gerindra, kemudian koalisi PDIP, lalu kalau mungkin ada koalisi Golkar. Jadi tiga partai besar ini yang kemungkinan punya calon masing-masing," ujar dia di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/12).

Gerindra telah resmi mengusung Sudirman Said. Namun lawannya masih belum kelihatan. Prediksi paling santer adalah nama petahana Ganjar Pranowo akan kembali diusung oleh PDIP.

Menurut dia, Ganjar tidak bisa santai karena sampai detik ini belum ada deklarasi resmi dari PDIP. Namun melihat, tak bisa semerta-merta yang lalu diusung akan kembali dijagokan.

"Kedekatan dia bisa jadi menguntungkan atau merugikan dia. Merugikan misal kalau ada hal-hal yang kurang berkenan di ketum, akhirnya tidak direkom. Itu untuk konteks di Jateng sangat mungkin terjadi," terang dia.

Sementara, Golkar kemungkinan bisa masuk menjadi poros koalisi ketiga. Nama Kepala BNN Komjen Budi Waseso disebut masuk bursa cagub Jateng.

Serta bilamana PDIP tidak kunjung meresmikan Ganjar, bisa saja Golkar mengambil kesempatan ini. "Golkar ada beberapa nama. Ya bisa Pak Buwas itu, atau misal bisa ke Pak Ganjar. Masih memungkinkan," jelasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP