Pemprov Kaltim Tuding Aktivitas Tambang Batu Bara Turut Sebabkan Banjir Samarinda

Selasa, 18 Juni 2019 17:23 Reporter : Saud Rosadi
Pemprov Kaltim Tuding Aktivitas Tambang Batu Bara Turut Sebabkan Banjir Samarinda Banjir di Samarinda. ©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur menilai aktivitas tambang batu bara turut menyumbang terjadinya banjir yang merendam ribuan rumah di Samarinda, serta menyebabkan sekira 56 ribu jiwa menjadi korban.

"Suka tidak suka, dalam hal ini kami sadari aktivitas tambang batu bara ikut andil akibatkan banjir. Karena aktivitasnya mengubah bentang alam. Tapi tidak serta merta, ada teknis dan caranya," kata Kadis ESDM Provinsi Kaltim Wahyu Widhi Heranata di posko induk bencana banjir Samarinda, Jalan DI Panjaitan, Selasa (18/6).

Wahyu memastikan, aktivitas tambang batu bara yang tidak memperhatikan benar urusan dampak lingkungan bakal disanksi. "Mengambil batu bara, mengubah bentang alam. Ada aktivitas tambang yang nakal, akan kita binasakan," ujar Wahyu.

Dalam hal tanggap darurat bencana banjir Samarinda, Wahyu menerangkan, ada 70 orang personel rescue dari 51 perusahaan tambang batu bara di Kaltim membantu evakuasi warga.

"Kita masuk dari sisi rescue. Ada 51 perusahaan dan lima forum dari sektor pertambangan dari tanggal 12 Juni terlibat membantu warga. Selain tim rescue, ada 40.817 item bantuan sembako, obat-obatan dan selimut dan pakaian layak pakai, serta 2.500 makanan siap saji didistribusikan kepada korban banjir yang saat itu mencapai 56.123 jiwa terdampak banjir," sebut Wahyu.

Sementara, Nathan, salah satu perwakilan forum CSR perusahaan tambang batu bara juga tidak menampik, aktivitas tambang batu bara turut menyumbang sebab banjir. "Namun dampak aktivitas tambang bukan yang utama," kata Nathan. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini