Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah mengumumkan serangkaian strategi komprehensif untuk mengatasi permasalahan tumpukan sampah. Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan masyarakat setempat tetap terjaga dari dampak negatif sampah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Bani Khosyatullah, menjelaskan detail strategi tersebut pada hari Minggu (14/12).
Strategi Penanganan Sampah Tangsel ini mencakup langkah-langkah penanganan cepat serta upaya jangka panjang. Fokus utama adalah meminimalisir bau tidak sedap dan mengoptimalkan proses pengelolaan sampah secara keseluruhan. Hal ini dilakukan menyusul kekhawatiran masyarakat terkait kondisi tumpukan sampah di beberapa lokasi.
Berbagai inisiatif telah dan akan terus diimplementasikan di seluruh wilayah Tangsel. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh warga. Pemkot Tangsel juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menyukseskan program ini.
Advertisement
Advertisement
Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel telah mengambil langkah-langkah penanganan cepat di lapangan. Penutupan sementara tumpukan sampah di sejumlah lokasi menggunakan terpal menjadi prioritas utama. Selain itu, penyemprotan rutin cairan ramah lingkungan juga dilakukan guna meminimalisasi bau tidak sedap.
Bani Khosyatullah menegaskan, "Penutupan dengan terpal dan penyemprotan ini kami lakukan agar dampak bau dapat ditekan, khususnya bagi warga di sekitar lokasi." Petugas juga terus disiagakan untuk memantau kondisi lapangan secara berkala. Ini adalah bagian dari penanganan cepat agar situasi tetap terkendali.
Langkah-langkah ini bersifat sementara sambil memastikan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah berjalan optimal. Tujuannya adalah menjaga kenyamanan masyarakat sekitar dan tidak mengganggu aktivitas mereka. Strategi penanganan sampah Tangsel ini dirancang untuk responsif terhadap keluhan warga.
Advertisement
Advertisement
Selain penanganan cepat, Pemkot Tangsel juga fokus pada upaya jangka panjang, khususnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Berbagai inisiatif telah dan sedang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas serta keamanan TPA. Ini merupakan bagian krusial dari strategi penanganan sampah Tangsel yang berkelanjutan.
Upaya yang telah dilakukan pihaknya, antara lain adalah penataan Landfill 3 dengan metode terasering di anak Kali Cirompang. Pembangunan beronjong di Landfill 3 juga dilaksanakan untuk mencegah potensi longsor. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas dan keamanan area TPA.
Selain itu, pembukaan akses jalan menuju Landfill 4 sedang dalam proses pengerjaan. Pembebasan lahan juga dilakukan untuk digunakan sebagai fasilitas material recovery (MRF). Ini menunjukkan komitmen Pemkot Tangsel dalam membenahi sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.
Advertisement
Bani Khosyatullah mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam menata TPA Cipeucang. "Dengan kolaborasi bersama, persoalan sampah ini bisa kita atasi secara bertahap dan berkelanjutan," ujarnya. Pemkot Tangsel berkomitmen terus meningkatkan pengelolaan sampah, tidak hanya dalam penanganan jangka pendek tetapi juga pembenahan sistem dan penguatan kesadaran lingkungan.
Sumber: AntaraNews