Pemkot Kediri Maksimalkan Optimalisasi Media Sosial OPD untuk Jenama Kota Mapan

Pemerintah Kota Kediri dorong Optimalisasi Media Sosial OPD guna memperkuat jenama kota 'MAPAN' serta memperkenalkan potensi daerah ke masyarakat luas secara kreatif dan profesional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Kediri Maksimalkan Optimalisasi Media Sosial OPD untuk Jenama Kota Mapan
Pemerintah Kota Kediri dorong Optimalisasi Media Sosial OPD guna memperkuat jenama kota 'MAPAN' serta memperkenalkan potensi daerah ke masyarakat luas secara kreatif dan profesional. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, terus berupaya memaksimalkan pengelolaan media sosial organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah ini diambil untuk memastikan program-program pemerintah kota dapat tersosialisasi secara lebih mantap kepada masyarakat luas.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa di era digitalisasi saat ini, media sosial telah menjadi alat yang sangat strategis. Pemanfaatan platform digital ini krusial dalam membangun dan memperkuat jenama kota.

Dukungan media sosial sangat dibutuhkan untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Kediri. Tujuannya adalah agar kekayaan daerah, baik dari sektor budaya, pariwisata, maupun ekonomi, dapat dikenal lebih luas oleh publik.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyoroti peran vital media sosial dalam mempromosikan potensi daerah. Menurutnya, potensi luar biasa yang tidak dikenalkan secara luas tidak akan diketahui oleh masyarakat.

Namun, apabila potensi tersebut dikemas dengan menarik dan dikenalkan secara luas, akan banyak orang dari luar kota yang tertarik untuk berkunjung ke Kediri. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah kota untuk membangun jenama kota "MAPAN" (Maju, Agamis, Produktif, Aman, Ngangeni).

Edukasi mengenai optimalisasi media sosial menjadi fokus utama guna memperkenalkan potensi daerah secara lebih luas. Potensi tersebut mencakup sektor budaya, pariwisata, dan ekonomi yang menjadi kebanggaan Kota Kediri.

Pemerintah Kota Kediri menekankan pentingnya membangun narasi positif dan komunikasi yang baik melalui media sosial. Strategi ini diharapkan dapat membuat kekayaan Kota Kediri dikenal lebih luas dan menarik perhatian publik.

Selain pemanfaatan untuk promosi, pengelolaan media sosial juga harus dilakukan dengan kreativitas, profesionalisme, dan etika yang tinggi. Pendekatan ini akan membuat konten yang diunggah menjadi lebih menarik bagi masyarakat.

Wali Kota Vinanda Prameswati menambahkan bahwa unggahan yang dilakukan secara asal-asalan hanya akan membingungkan masyarakat. Sebaliknya, konten yang dikemas menarik, dengan narasi positif, dan bahasa yang komunikatif akan disukai oleh publik.

Dalam kesempatan edukasi tersebut, Wali Kota Vinanda Prameswati, yang akrab disapa Mbak Wali, mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif. Terutama, para admin media sosial OPD dan karang taruna di Kota Kediri diminta untuk memanfaatkan sarana media sosial guna menyampaikan program-program kota.

Beliau mendorong agar semua pihak memperkenalkan lebih luas potensi yang dimiliki Kota Kediri. "Saya mengajak semua yang ada di sini untuk memperkenalkan lebih luas potensi kita. Silakan menggali banyak ilmu dari narasumber yang inspiratif ini," ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Sosial sekaligus Pembina Karang Taruna Kota Kediri Imam Muttakin, Direktur Perumda Pasar Joyoboyo Kediri Djauhari Luthfi, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri, serta Kepala Bagian Prokopim Pemkot Kediri Adi Sutrisno.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi