Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali menunjukkan komitmennya dalam tata kelola informasi hukum yang profesional. Pada Kamis, 27 November, Pemkab Sleman sukses menyelenggarakan "JDIH Award" tingkat kalurahan sebagai bentuk apresiasi dan dorongan bagi pemerintahan desa.
Ajang penghargaan ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum (JDIH) di setiap kalurahan. Penilaian dilakukan secara bertahap, memastikan setiap aspek pengelolaan dokumentasi hukum dievaluasi secara cermat dan objektif.
Inisiatif JDIH Award Sleman ini diharapkan dapat mendorong kalurahan untuk menyediakan akses informasi hukum yang mudah dan terstruktur bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima dan informatif di tingkat paling dasar.
Advertisement
Advertisement
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menekankan peran vital kalurahan sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, kalurahan memiliki kewajiban untuk menghadirkan layanan informasi hukum yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga tersusun rapi dan selalu diperbarui.
Menurut Bupati Harda, "Tak hanya mudah diakses, informasi hukum di kalurahan juga harus tersusun dengan baik, tertata rapi dan selalu diperbarui." Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan data hukum yang sistematis, mulai dari peraturan kalurahan hingga keputusan lurah.
Produk hukum yang beragam ini, seperti peraturan kalurahan dan berbagai dokumen pendukung, memerlukan dokumentasi yang cermat. "Semua produk hukum ini harus terdokumentasi dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, dan agar masyarakat memiliki akses yang memadai terhadap aturan-aturan yang mengatur kehidupan mereka," tambah Bupati Harda.
Advertisement
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sleman, Agung Armawanta, juga menegaskan bahwa JDIH Award Sleman adalah bentuk apresiasi Pemkab Sleman. Tujuannya adalah untuk mendorong kalurahan agar tertib dalam pengelolaan JDIH di wilayahnya masing-masing, sehingga informasi hukum dapat diakses dengan mudah dan akurat.
Advertisement
Pada gelaran JDIH Award Sleman tahun 2025, sepuluh kalurahan berhasil meraih penghargaan atas dedikasi mereka dalam pengelolaan JDIH. Peringkat pertama diraih oleh Kalurahan Banyuraden, diikuti oleh Kalurahan Kalitirto, dan Kalurahan Girikerto.
Selain penganugerahan, acara ini juga menjadi momentum peluncuran logo dan tagline JDIH Kabupaten Sleman yang baru. Logo anyar ini mengambil bentuk dasar timbangan yang melambangkan hukum, dipadukan dengan segitiga yang terinspirasi dari filosofi Sleman Sembada.
Peluncuran logo baru ini diharapkan membawa semangat segar untuk mewujudkan dokumentasi hukum yang lebih informatif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Tagline yang turut diperkenalkan adalah "Mudah dan Informatif untuk Semua," mencerminkan komitmen Pemkab Sleman terhadap aksesibilitas informasi hukum.
Advertisement
Sumber: AntaraNews