Pemkab Bengkayang Dorong Cakupan 100 Persen Program Makan Bergizi Gratis untuk Seluruh Siswa

Pemerintah Kabupaten Bengkayang terus berupaya mempercepat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi menjangkau seluruh siswa, mengatasi tantangan geografis dan sarana pendukung.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Bengkayang Dorong Cakupan 100 Persen Program Makan Bergizi Gratis untuk Seluruh Siswa
Pemerintah Kabupaten Bengkayang terus berupaya mempercepat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi menjangkau seluruh siswa, mengatasi tantangan geografis dan sarana pendukung. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Bengkayang secara aktif mendorong percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Upaya ini bertujuan agar program tersebut dapat menjangkau 100 persen siswa di seluruh pelosok daerah. Meskipun implementasi masih berlangsung secara bertahap, komitmen Pemkab Bengkayang sangat jelas untuk pemerataan gizi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis telah memberikan manfaat nyata bagi peserta didik. Namun, percepatan cakupan menjadi prioritas utama agar seluruh siswa dapat merasakan dampak positifnya secara merata. Ini adalah langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak di Bengkayang.

Saat ini, dari total sekitar 65 ribu murid di Kabupaten Bengkayang, baru 22.806 murid yang telah menerima manfaat MBG. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk segera memperluas jangkauan layanan. Target ambisius 100 persen cakupan Program Makan Bergizi Gratis Bengkayang diharapkan dapat segera terwujud.

Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bengkayang menghadapi sejumlah tantangan dalam implementasinya, terutama terkait cakupan wilayah dan fasilitas pendukung. Dari 605 satuan pendidikan yang ada, baru sekitar 132 sekolah yang terlayani oleh program ini. Kondisi tersebut bukan disebabkan oleh perbedaan prioritas penerima, melainkan karena keterbatasan sarana pendukung dan tantangan geografis yang kompleks.

Wilayah Bengkayang memiliki karakteristik beragam, meliputi daerah perkotaan, pesisir, pedalaman, hingga perbatasan negara. Faktor geografis ini secara signifikan memengaruhi distribusi dan operasional layanan Program Makan Bergizi Gratis. Aksesibilitas menjadi kendala utama dalam memastikan makanan bergizi sampai ke setiap siswa.

Secara ideal, Kabupaten Bengkayang membutuhkan 21 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung cakupan penuh Program Makan Bergizi Gratis. Namun, hingga saat ini baru 14 SPPG yang telah beroperasi aktif di lapangan. Percepatan pembentukan dan pengoperasian SPPG baru menjadi kunci utama agar seluruh siswa dapat terlayani dengan baik.

Untuk mendukung pemerataan layanan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Pemerintah Kabupaten Bengkayang telah menyiapkan strategi khusus. Sedikitnya 49 dapur MBG telah dicadangkan untuk melayani daerah-daerah dengan akses terbatas. Dapur-dapur ini akan menjangkau wilayah seperti Sungkung, Sejangkung, sebagian Lembah Bawang, serta kawasan pesisir dan pulau, termasuk Pulau Kabung.

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah 3T akan diintegrasikan dengan program sektor kesehatan. Pendekatan ini memastikan bahwa sasarannya tidak hanya terbatas pada siswa sekolah, tetapi juga mencakup ibu hamil, balita, dan bayi. Model terintegrasi ini diharapkan dapat membuat program lebih efektif dan berkelanjutan.

Integrasi program ini sangat relevan, terutama di wilayah dengan jumlah siswa yang terbatas, sehingga dampak positifnya lebih terasa luas. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis Bengkayang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pada peningkatan kualitas gizi masyarakat secara holistik.

Berdasarkan laporan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis per 7 Februari 2026, implementasi menunjukkan kemajuan signifikan di beberapa titik. Saat ini, terdapat 16 titik operasional MBG yang tersebar di 10 kecamatan di Bengkayang. Kecamatan-kecamatan tersebut meliputi Bengkayang, Sungai Betung, Sungai Raya, Sungai Raya Kepulauan, Monterado, Samalantan, Jagoi Babang, Teriak, Capkala, dan Seluas.

Dari titik-titik operasional tersebut, sebanyak 24.569 siswa di 145 sekolah telah menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Penerima manfaat mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Angka ini menunjukkan peningkatan cakupan yang terus berlanjut.

Pemerintah Kabupaten Bengkayang akan terus berkoordinasi erat dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mempercepat perluasan layanan. Badan Gizi Nasional (BGN) sendiri merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas melaksanakan pemenuhan gizi nasional, dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024. Target cakupan 100 persen Program Makan Bergizi Gratis Bengkayang diharapkan dapat segera terwujud di seluruh wilayah Bengkayang, memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi yang layak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi