Pemerintahan Jokowi Klaim Kualitas Guru Meningkat Empat Tahun Terakhir

Senin, 26 November 2018 22:02 Reporter : Dedi Rahmadi
Pemerintahan Jokowi Klaim Kualitas Guru Meningkat Empat Tahun Terakhir Jokowi hadiri peringatan Hari Guru Nasional. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam empat tahun ini berupaya terus meningkatkan kualitas guru melalui program sertifikasi profesi, pelatihan keahlian ganda dan memastikan tersedianya guru di daerah tertinggal, terdepan, terluar.

Dari data Kantor Staf Kepresidenan, sertifikasi profesi guru tercatat meningkat jumlahnya dari 1.642 juta orang di 2015 menjadi 1.726 juta orang pada 2017, Senin (26/11). Seperti dilansir Antara.

Pemerintah juga memperhatikan kesejahteraan guru dengan mengeluarkan PP No. 19/2017 tentang Guru dan Permendikbud No. 15/2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dengan sasaran Tunjangan profesi guru non-PNS sebanyak 210.269 orang dan Tunjangan khusus guru non-PNS sebanyak 23.751 orang.

Pada Minggu (25/11), Indonesia kembali memperingati Hari Guru dan momen ini dimanfaatkan Jokowi untuk menyampaikan ucapan selamat dan menyebutkan bahwa guru adalah pembangkit inspirasi.

"Selamat Hari Guru kepada seluruh guru dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Guru adalah pembangkit inspirasi," ucap Jokowi, Senin (26/11).

Selain itu, guru juga telah memberikan bimbingan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. "Membimbing anak-anak kita, membimbing kita semua agar kita bisa meningkatkan kualitas sumber daya yang ada," kata Jokowi.

Seperti diketahui, Kemendikbud menggelar acara untuk memperingati Hari Guru Nasional di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Minggu (25/11). Acara tersebut bertema 'Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad 21'.

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Muhammad Qudrat Wisnu Aji mengungkapkan Kemendikbud ingin membuat Persatuan Guru Republik Indonesiab (PGRI) menjadi seperti konfederasi.

"Kalau di perusahaan seperti holding. Tapi untuk mencapai itu, PGRI harus mereformasi anggaran rumah tangganya. PGRI jadi satu-satunya wadah yang bisa mengatur lembaganya, seperti memberikan sanksi kepada guru kalau bermasalah. Jangan diambil alih pemerintah semua. Seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia) kalau di dunia kedokteran," jelas Qudrat.

Acara yang digelar Kemendikbud tersebut diisi oleh penampilan penyanyi Cakra Khan. Dia menyanyikan lagu berjudul Cintaku, lagu itu dipersembahkan khusus kepada semua guru yang berjasa mengantarkan murid-muridnya meraih mimpi. Apalagi dia mengaku hidup di lingkungan 'pahlawan tanpa tanda jasa' tersebut.

"Aku nyanyikan lagu Cintaku. Karena guru memiliki tugas yang mulia dan lagu cintaku ini aku berikan kepada semua guru yang merayakan hari guru," ujar Cakra Khan.

"Ibu saya guru, ayah saya guru, saya besar di lingkungan guru," tambah dia. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini