Pemerintah Gratiskan Tarif Bus Damri Menuju Bandara Kertajati Selama Setahun

Minggu, 7 Juli 2019 01:33 Reporter : Aksara Bebey
Pemerintah Gratiskan Tarif Bus Damri Menuju Bandara Kertajati Selama Setahun Bandara Kertajati. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - Pemerintah menggratiskan bus Damri dari semua rute menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati selama satu tahun per 1 Agustus 2019. Hal tersebut sebagai bentuk kompensasi belum rampungnya tol Cisumdawu yang menjadi akses utama rute Bandung menuju BIJB Kertajati.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menyatakan tol Cisumdawu diperkirakan selesai pada pertengahan 2020. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait percepatan pembangungan tol Cisumdawu.

"Sambil menunggu tol Cisumdawu selesai satu tahun kedepan. Jadi, selama satu tahun itu pemerintah menyubsidi Damri jadi gratis," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sabtu (6/7).

Jika tol sepanjang 60 kilometer rampung, maka perjalanan dari Bandung menuju BIJB Kertajati hanya satu jam. Waktu tempuh itu dinilai wajar dan serupa dengan bandara di daerah lain.

Selain itu, dari peninjauannya, perkembangan jumlah penumpang BIJB Kertajati sudah membaik pasca pengalihan beberapa rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 1 Juli 2019 lalu.

Dari segi load factor, BIJB Kertajati mencapai 70 persen. Angkat tersebut ia klaim menjadi indikator bandara terbesar kedua di Indonesia itu diminati.

"Kesimpulannya, pengalihan ke Bandara Kertajati berhasil. Tadi penumpang dari Karawang katanya daripada ke Jakarta lebih baik ke sini. Dari Tegal juga ada, mereka senang karena lebih dekat ke sini daripada ke Semarang," lanjutnya.

Oleh karena itu, Budi menyatakan bahwa pihaknya tidak hanya akan menggratiskan bus Damri selama setahun, tetapi juga menambah armada bus. Hal itu diambil untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Menurutnya, rute penerbangan di BIJB Kertajati pun rencananya akan ditambah.

"Saat ini ada 12 rute. Kalau ada permintaan dari masyarakat, pasti akan kami tambah, terutama yang jauh-jauh seperti Manado, Kendari dan lainnya," ucapnya.

"Kapasitas Kertajati bisa mencapai 5 juta per tahun berarti tiap hari itu bisa 200 kali take off dan landing karena Bandara ini sangat luas dan memungkinkan," tambahnya.

Menurut Budi, Angkasa Pura II juga mengusulkan agar ada penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke BIJB Kertajati. Rencananya, dalam dua minggu ke depan akan ada penerbangan eksklusif berupa taksi helikopter.

"Bagi yang ingin perjalanan eksklusif kami akan sediakan taksi helikopter dari Bandung ke Kertajati akan dimulai dua minggu lagi," katanya.

Budi pun tidak lupa mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat yang gencar melakukan sosialisasi pengalihan bandara. Budi juga meminta Pemdaprov Jawa Barat menjadi yang terdepan mempromosikan BIJB Kertajati melalui pendekatan pariwisata.

"Pemprov Jabar harus terus terdepan mempromosikan bandara ini melalui pariwisata, khususnya budaya Cirebon yang memiliki potensi besar dan sudah dikenal luas," katanya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Bandara Kertajati
  2. Bandung
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini