Pemain Judi Slot di Banyuasin Begal Teman Sendiri, Alasan Butuh Uang untuk Yasinan 40 Hari Kematian Ayah

Pemuda berinisial JP (23) nekat membegal temannya. Dia berdalih butuh uangnya untuk biaya yasinan acara 40 hari kematian ayahnya.

Budi Yansah
Oleh Budi Yansah - Reporter
Pemain Judi Slot di Banyuasin Begal Teman Sendiri, Alasan Butuh Uang untuk Yasinan 40 Hari Kematian Ayah
Pemain Judi Slot di Banyuasin Begal Teman Sendiri, Alasan Butuh Uang untuk Yasinan 40 Hari Kematian Ayah (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pelaku diringkus polisi tanpa perlawanan di rumahnya di Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (21/8). Sementara kejahatan itu terjadi pada 25 Mei 2023 lalu.

Kasus ini bermula saat pelaku meminta korban, MY (23), mengantarnya pulang. Pelaku duduk di belakang korban yang sedang mengemudikan sepeda motornya.

Kasus ini bermula saat pelaku meminta korban, MY (23), mengantarnya pulang. Pelaku duduk di belakang korban yang sedang mengemudikan sepeda motornya.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat berada di kawasan pemakaman China di Talang Kerikil, Sukarami, Palembang, pelaku meminta temannya itu berhenti. Situasi saat itu sepi dan gelap. JP pun melancarkan aksinya untuk berbuat kejahatan.

JP memukul kepala MY, hingga teman nongkrongnya itu terjatuh. Dia kemudian menganiaya korban hingga tak berdaya lalu membawa kabur motornya.

JP memukul kepala MY, hingga teman nongkrongnya itu terjatuh. Dia kemudian menganiaya korban hingga tak berdaya lalu membawa kabur motornya.
Dok. Istimewa

Pelaku menjual sepeda motor milik korban, Honda Revo Absolute nomor polisi BG 3509 IS, seharga Rp1,9 juta.

Pelaku menjual sepeda motor milik korban, Honda Revo Absolute nomor polisi BG 3509 IS, seharga Rp1,9 juta.
Dok. Istimewa

Uangnya ia gunakan untuk biaya acara 40 hari kematian ayahnya. Sebagian uang diberikan kepada adik-adiknya dan sisanya dipakai bermain slot. Semua uang itu habis tak tersisa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengungkapkan, tersangka menggunakan modus pura-pura meminta diantar pulang. Dia sengaja meminta melewati jalanan sepi agar aksinya berhasil.

'Modusnya minta antar pulang, begitu jalan sepi dan gelap, tersangka membegal. Korban teman nongkrongnya sendiri.'

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika , Rabu (23/8).

Sementara pengakuan tersangka yang nekat membegal karena butuh biaya yasinan. Pengakuan ini masih didalami polisi. 


 Namun dari hasil penyelidikan, JP juga bermain judi slot menggunakan uang hasil penjualan motor korban. Aplikasi judi itu ditemukan di ponselnya. 

 'Yang pastinya untuk bermain judi slot, kalau soal yasinan itu belum tahu kebenarannya,' kata dia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang diancam tujuh tahun penjara.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang diancam tujuh tahun penjara.
Dok. Istimewa
Rekomendasi