Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, menyatakan dukungannya terhadap langkah pelaporan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi ke pihak kepolisian. Pelaporan ini dianggap sebagai tindakan yang tepat menyusul dugaan ajakan untuk mengkonsolidasikan diri dalam upaya menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.
Saleh Daulay menyoroti bahwa pernyataan yang diduga menghasut tersebut disampaikan secara terbuka di muka umum dan terekam jelas, kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial. Kondisi ini membuat khalayak sangat mudah memahami dan menafsirkan ajakan tersebut, sehingga pelaporan yang dilakukan dinilai sudah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Insiden ini terjadi di Jakarta pada Jumat, 10 April, di mana Saleh Daulay menekankan potensi tafsir yang salah dari ajakan tersebut. Menurutnya, hal ini sangat berpotensi menimbulkan kegaduhan serta ketidaktiban di tengah masyarakat, sehingga penanganan hukum menjadi krusial untuk menjaga stabilitas.
Advertisement
Advertisement
Saleh Partaonan Daulay meyakini bahwa pihak kepolisian, setelah menonton rekaman video yang beredar, akan menemukan banyak potensi pasal pelanggaran. Ajakan tersebut dapat dijerat dengan berbagai tuduhan, termasuk pencemaran nama baik, ujaran kebencian, perbuatan tidak menyenangkan, hingga ajakan untuk menurunkan pemerintahan yang sah. Hal ini menunjukkan seriusnya implikasi hukum dari pernyataan yang disampaikan di ruang publik.
Menurut Daulay, meskipun setiap individu memiliki hak untuk berbicara di muka umum, hak tersebut tidak bersifat mutlak. Apabila pembicaraan yang disampaikan dinilai mengganggu ketertiban dan berpotensi menimbulkan kegaduhan, maka laporan kepada aparat penegak hukum (APH) menjadi sah untuk ditindaklanjuti. Ini menekankan pentingnya batasan dalam kebebasan berekspresi.
Oleh karena itu, **pelaporan Saiful Mujani Islah Bahrawi** ini tidak bisa dianggap remeh dan proses hukum harus terus dilanjutkan. Prinsip kesetaraan di hadapan hukum menjadi landasan utama, di mana setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama tanpa terkecuali. Penegakan hukum yang konsisten adalah kunci dalam menjaga keadilan.
Advertisement
Advertisement
Waketum PAN ini mendesak pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti **pelaporan Saiful Mujani Islah Bahrawi** secara serius. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum harus berlaku untuk semua pihak, tanpa memandang status atau latar belakang individu yang dilaporkan. Hal ini untuk menghindari kesan adanya pilih kasih dalam proses hukum.
Daulay secara spesifik menyoroti kekhawatiran bahwa jika pelaporannya melibatkan aktivis, proses hukumnya cenderung tidak diproses atau diabaikan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya respons cepat dan transparan dari kepolisian untuk membuktikan bahwa hukum berlaku adil bagi semua. Ini adalah bentuk komitmen terhadap supremasi hukum.
Penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. Dengan demikian, masyarakat akan merasa lebih aman dan percaya terhadap sistem peradilan di Indonesia, serta menjaga stabilitas sosial dan politik.
Advertisement
Advertisement
Di sisi lain, Saleh Daulay mengungkapkan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak akan terlalu mempermasalahkan pidato yang disampaikan oleh Saiful Mujani dan Islah Bahrawi. Menurutnya, Presiden Prabowo saat ini sedang sangat sibuk dengan berbagai program utama pemerintah yang tertuang dalam Astacita. Program-program ini mencakup swasembada pangan, pengadaan energi baru terbarukan, pendidikan, kesehatan, serta penanganan bencana alam.
Daulay menambahkan, jika pun informasi mengenai pidato tersebut sampai kepada Presiden Prabowo, kemungkinan besar beliau hanya akan menanggapi dengan biasa saja, bahkan mungkin hanya tersenyum tipis. Hal ini menandakan bahwa insiden tersebut dianggap sebagai rintangan kecil yang tidak perlu dibesar-besarkan di tengah fokus pemerintah pada agenda-agenda strategis nasional.
Sikap ini mencerminkan prioritas pemerintah yang lebih mengedepankan pembangunan dan kesejahteraan rakyat dibandingkan menanggapi isu-isu yang berpotensi memecah belah. PAN, sebagai bagian dari koalisi pendukung pemerintah, turut mendukung penuh fokus Presiden dalam menjalankan program-program tersebut.
Advertisement
Sumber: AntaraNews