Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial Andi Arief menanggapi dugaan keterlibatan orang Istana dalam penggarapan tabloid 'Obor Rakyat'. Menurut Andi Arief, tak ada jabatan deputi di bawahnya."Kami menyatakan bahwa tidak ada deputi di staf khusus presiden bidang bencana alam dan bantuan sosial," kata asisten staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial Yanno Nunuhitu lewat Andi Arief, Jumat (13/6).Pihak Istana menilai isi tabloid tak ada yang istimewa, tak seperti yang jadi anggapan banyak orang sebagai media black campaign. Apa yang jadi konten tabloid, dinilai tak ubahnya seperti info yang disebarkan lewat media sosial."Jika ada pihak yang terganggu silakan menggunakan hak jawab. Atau jika ada yang mau melaporkan ke polisi karena merasa dicemarkan, silakan saja. Toh ada juga laporan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh flobamora institute terhadap Hendropriyono," lanjutnya.Isu-isu yang berkembang selama pilpres, seperti bocornya surat DKP, Babinsa, pertemuan di 'Sate Senayan' harus diperlakukan sama dan diusut tuntas."Setahu saya Obor Rakyat adalah produk jurnalistik. Silakan dilawan dengan cara-cara jurnalistik, jika ada yang keberatan," tutup Yanno.Sebelumnya, Setiyardi disebut sebagai orang di balik terbitnya Obor Rakyat. Setiyadi salah satu Komisaris PTPN XIII. Dia juga dikabarkan menjabat Deputi Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial.
Orang Istana disebut terlibat 'Obor Rakyat', ini kata Andi Arief
Pihak Istana menilai isi tabloid tak ada yang istimewa.
Halaman Berikutnya
Bukan Beban Kerja, Kemenkes Ungkap Penyebab Mayoritas Dokter Internship Meninggal
Advertisement
Rekomendasi