Ombudsman Jambi Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran di Perairan Pesisir, Fokus Kuala Tungkal
Ombudsman Perwakilan Jambi intensif pantau kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di perairan pesisir, khususnya Kuala Tungkal, guna memastikan pelayanan optimal bagi pemudik termasuk kelompok rentan.
Ombudsman Perwakilan Jambi secara aktif melakukan pengawasan terhadap kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah perairan pesisir Jambi. Pemantauan ini berpusat di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), yang menjadi simpul penting bagi pergerakan pemudik.
Tujuan utama dari pengawasan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh aspek penyelenggaraan mudik, mulai dari sarana prasarana hingga pelayanan kepada pemudik, telah terpenuhi dengan baik. Kesiapan armada, standar keselamatan, serta ketersediaan saluran pengaduan menjadi fokus utama.
Abdul Rokhim, Kepala Keasistenan Pencegahan Ombudsman Perwakilan Jambi, menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan masyarakat terlayani secara maksimal. Pemantauan juga mencakup layanan yang ramah bagi kelompok rentan selama periode mudik ini.
Fokus Ombudsman pada Pelayanan Publik dan Keselamatan Pemudik
Ombudsman Perwakilan Jambi menyoroti pentingnya standar pelayanan publik yang prima bagi para pemudik, terutama di simpul-simpul transportasi air. Kuala Tungkal dipilih sebagai salah satu titik pantau karena perannya vital dalam menghubungkan Jambi dengan provinsi lain seperti Riau dan Kepulauan Riau.
Pemantauan ini bertujuan memastikan pemerintah daerah dan pihak terkait menyediakan layanan pengaduan yang mudah diakses oleh masyarakat. Selain itu, ketersediaan armada transportasi yang memadai serta fasilitas yang ramah bagi kelompok rentan menjadi perhatian serius.
Abdul Rokhim menekankan bahwa setiap aspek pelayanan harus memenuhi standar yang ditetapkan demi kenyamanan dan keamanan pemudik. Keselamatan perjalanan di perairan pesisir menjadi prioritas utama dalam setiap inspeksi yang dilakukan.
Kesiapan Pemerintah Daerah dan Proyeksi Arus Penumpang
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan empat posko pantauan mudik untuk Lebaran 2026. Posko-posko ini strategis tersebar di dua titik Jalan Lintas Timur Sumatera, serta masing-masing satu di kantor Dinas Perhubungan dan Pelabuhan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Agus Sumantri, menyatakan komitmen seluruh pihak terlibat untuk memberikan pelayanan maksimal. Pelayanan ini ditujukan bagi masyarakat yang memanfaatkan jasa transportasi penyeberangan di Pelabuhan Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (LLASDP) serta Pelabuhan Kapal Roro.
Data menunjukkan bahwa Pelabuhan LLASDP telah mencatat sekitar 900 pergerakan orang per hari sejak awal pekan, dengan tujuan Batam, Pulau Burung, Sungai Guntung, Kuala Enok, dan daerah pesisir lainnya. Sementara itu, puncak arus mudik di Pelabuhan Roro diprediksi mencapai seribu penumpang dengan tujuan Batam, Kepulauan Lingga, hingga Dabo Singkep, diperkirakan terjadi pada pekan depan atau empat hari menjelang Lebaran.
Aspek keselamatan juga menjadi fokus utama, dengan seluruh kapal menjalani inspeksi oleh petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KSOP). Agus Sumantri memastikan ketersediaan armada kapal dan bahwa semua penumpang mendapatkan tiket sesuai tarif yang ditetapkan pemerintah.
Sumber: AntaraNews