Nonton 'Surabaya Membara', 2 Warga Meninggal Akibat Jatuh dari Viaduk

Jumat, 9 November 2018 23:35 Reporter : Mardani
Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah penonton yang menyaksikan drama kolosal " Surabaya Membara" di Jalan Pahlawan Surabaya mengalami insiden terjatuh dari viaduk di kawasan setempat, Jumat (9/11) malam. Berdasarkan data dan informasi dari "Command Center Surabaya", sebelas orang terjatuh dari viaduk jalan Pahlawan saat menonton drama memperingati Hari Pahlawan 10 November Surabaya.

Korban jatuh karena terserempet kereta api yang lewat. Saat kereta melintas, sejumlah penonton pun memilih melompat dari viaduk. Demikian dilansir Antara.

Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal dunia dan yang beberapa lainnya luka-luka.

Petugas BPB Linmas Surabaya, Damkar 112 Suroboyo, Satpol PP Surabaya dan pihak kepolisian membantu proses evakuasi korban. Saat ini keseluruhan korban sudah dibawa ke RS PHC dan RSUD dr Soetomo, termasuk beberapa petugas BPB Linmas Kota Surabaya sudah berada di kamar jenazah RSUD dr Soetomo.

Polrestabes Surabaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab kejadian tersebut.

"Kami baru selesai melakukan olah TKP di rel atas ini, di mana telah terjadi laka kereta api yang diperkirakan dua orang meninggal dunia, enam orang luka-luka karena terjatuh," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan di lokasi kejadian.

Jika dilihat dari kondisinya, kata Rudi jembatan ini seharusnya tidak ada penonton sehingga tidak ada korban ketika kereta api melintas.

"Saat kejadian itu ada kereta barang yang berjalan dari timur ke barat. Kita lagi cek kereta apa. Siapa masinisnya. Tapi korban yang meninggal itu satu perempuan dan satu laki laki," tuturnya.

Rudi mengatakan keseluruhan korban saat ini telah dibawa ke rumah sakit PHC dan RSUD dr Soetomo, termasuk beberapa petugas BPB Linmas Kota Surabaya sudah berada di kamar jenazah RSUD dr Soetomo.

Disinggung jatuhnya korban dikarenakan terlalu penuhnya penonton drama, polisi dengan tiga melati di pundak itu membantahnya. Dia menyebut kejadian murni karena penonton yang salah mengambil tempat.

"Kelalaian penonton. Sejauh ini kami belum menemukan indikasi itu (kalalaian panitia, Red), nanti kita lakukan pendalaman. Ini memang ada perlintasan kereta api, tapi mereka tidak melihat dari situ," ucapnya.

Dia mengungkapkan, panitia sebenarnya sudah ada imbauan supaya di jalur kereta api tidak ada aktivitas bukan jalur orang beraktivitas. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini