Muncul Video Walkot Semarang Mbak Ita Kondangan Tampak Segar & Tersenyum Usai 4 Kali Mangkir Panggilan KPK

Terlihat dalam video tersebut Wali Kota Semarang itu tampak segar bugar sambil memakai batik merah berpadu warna hijau dan mengenakan kerudung merah.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Muncul Video Walkot Semarang Mbak Ita Kondangan Tampak Segar & Tersenyum Usai 4 Kali Mangkir Panggilan KPK
Wali Kota Semarang Mbak Ita hadiri undangan (Instagram)

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita kembali mangkir dari panggilan KPK pada pekan lalu. Kabarnya, Mbak Ita diopname di RS Wongsonegoro karena demam.

Beberapa hari kemudian, media sosial Instagramnya malah merekam momen politikus PDIP itu menghadiri acara kondangan. Video Mbak Ita menghadir resepsi pernikahan diunggah di akun pribadinya @mbakitasmg.

Terlihat dalam video tersebut Wali Kota Semarang itu tampak segar bugar sambil memakai batik merah berpadu warna hijau dan mengenakan kerudung merah. Terlihat dia masih bisa berjalan gagah tanpa bantuan. Dia tampak semringah, berkali-kali menebar senyum pada tamu undangan sambil bersalaman.

Dirinya bahkan juga menyempatkan diri berfoto bersama dengan kedua mempelai di panggungdalam gedung yang megah.

"Hari Minggu diisi dengan do'a dan kebahagiaan untuk pengantin. Selamat menempuh hidup baru untuk mbak Nissa dan mas Fauzi," tulis caption mbak Ita dalam akun instagramnnya, Selasa (18/2).

KPK Bakal Jemput Paksa

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto merespons hal tersebut. Dia mengatakan tidak menutup kemungkinan nantinya penyidik segera melakukan upaya paksa terhadap Mbak Ita dalam rangka penyidikan kasus korupsi di Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Tidak hanya mbak Ita saja, suaminya Alwin Basri juga akan bakal dilakukan hal yang serupa.

"Kemungkinan akan diambil tindakan terhadap saudari HGR. Saudari HGR beserta suaminya tindakan dalam arti tindakan penyidikan," kata Tessa kepada wartawan, Selasa (18/2).

Menurutnya, selama Mbak Ita sudah mendapatkan kabar sehat, penyidik segera melakukan tindakan. Hanya saja Tessa enggan membeberkan kapan tindakan tersebut akan dilakukan.

"Apabila penyidik sudah menilai yang bersangkutan ternyata dianggap sehat untuk hadir, kemungkinan besar penyidik akan melakukan tindakan -tindakan yang tadi sudah saya sampaikan," pungkas Tessa.

Dirawat karena Demam

Sebelumnya, Mbak Ita dirawat di RSD KRMT Wongsonegoro, Semarang karena sakit. Ita mengalami demam usai memantau banjir di Kota Semarang. Saat dirawat Mbak Ita ditemani putranya.

"Benar beliau memang sakit demam hari minggu (9/2) malam diinfus di rumah sakit. Karena banyak kegiatan banjir itu, kemudian demam, agak sesak. Tiap harinya Bu Ita ditunggu anak putranya," kata Direktur RSD KRMT Wongsonegoro Eko Krisnarto, Rabu (12/2).

Mbak Ita datang ke rumah sakit pada Senin (10/2) pagi. Sesampainya di rumah sakit, langsung ditangani dokter penyakit dalam RSD KRMT Wongsonegoro dan tidak ada perlakuan khusus untuk Mbak Ita.

"Saat ini kondisi membaik, tetapi tetap mendapat antibiotik, belum bisa pulang nanti DPJP yang mengelola," jelasnya.

Rekomendasi