MUI tak berwenang larang WNI muslim berkunjung ke Israel

Kamis, 14 Juni 2018 22:04 Reporter : Merdeka
Sidang Isbat 1 Syawal. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketua MUI KH. Ma'ruf Amin, menyatakan MUI tidak memiliki wewenang melarang warga negara Indonesia (WNI) muslim yang akan berkunjung ke Israel. Menurutnya, wewenang itu ranah Pemerintah.

Ini menyikapi polemik kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf ke Israel untuk menghadiri konferensi hubungan Yahudi-Amerika.

"Kalau kita melarang ke Israel itu harus ada alasannya jadi harus memerlukan alasan yang tepat melarang mestinya negara bukan MUI," ungkap dia di Kementerian Agama, Kamis (14/6).

Namun, Ma'ruf mempersilakan bagi siapapun yang berniat mengajukan permohonan penerbitan fatwa haram WNI muslim ke Israel. Termasuk Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang meminta MUI mengeluarkan fatwa haram.

Jika nantinya ada yang mengajukan itu, lanjut Ma'ruf, MUI perlu memperhatikan berbagai macam aspek sebelum menetapkan keputusan.

"Itu harus ada pelaporan. Kedua harus ada namanya munasabahnya artinya ada relevansinya tidak orang pergi ke Israel di fatwa itu. Artinya wilayah fatwa atau bukan. Itu harus didiskusikan," papar dia.

"Jadi lihat apakah yang tepat dengan fatwa, imbauan atau dengan rekomendasi. Apa itu ada wilayahnya MUI," ucapnya.

Untuk diketahui, kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf ke Israel untuk menghadiri The David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center di Israel, Minggu (10/6), menimbulkan polemik.

Kunjungan Yahya dinilai dapat merusak jalan diplomasi Palestina yang telah ditempuh Indonesia sejak lama. Presiden Joko Widodo diminta bersikap tegas kepada Yahya yang dinilai telah menyakiti Palestina dan negara-negara Islam. Sebab, posisi Yahya sebagai anggota Wantimpres membuatnya tidak bisa begitu saja mengatasnamakan pribadi pada kunjungan tersebut.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini