Misteri hilangnya wanita lanjut usia, CT (80), akhirnya terungkap setelah jasadnya ditemukan tinggal kerangka. Korban dirampok dan dibunuh tetangganya sendiri.
Pensiunan PNS guru itu ditemukan di perkebunan sawit di Tanjung Lago, Banyuasin, Sumatera Selatan. Jam tangan dan kitab Injil juga didapati di lokasi.
Pelaku utamanya adalah tetangga korban sendiri inisial YG (61). Awalnya pelaku mengirim pesan singkat kepada korban untuk diantar ke sebuah tempat menggunakan mobil, Rabu (14/1) pukul 04.22 Wib.
Korban yang merasa sudah kenal lama tidak menaruh curiga apapun. Siang harinya, korban berpamitan kepada cucunya dan menyebut akan pergi ke RS Bhayangkara Palembang untuk berobat.
Korban berangkat bersama pelaku menggunakan mobil Mitsubushi Mirage. Tiba di Jalan Kolonel H Barlian Km7 Palembang, pelaku meminta berhenti dengan alasan tertentu. Ternyata itu modus pelaku yang langsung menjerat leher korban dengan tali tambang hingga tewas.
Pelaku lantas membawa mobil dan jasad korban ke perkebunan sawit di Banyuasin. Dia membuang ke semak-semak lalu membakarnya dengan tujuan menghilangkan jejak.
Malam harinya, pelaku datang ke rumah korban untuk mengambil surat-surat kendaraan. Dibantu pelaku lain, SW (57), pelaku menjual mobil korban dengan harga Rp53 juta. Sementara JL (46) menjadi penadah telepon genggam korban.
Keesokan harinya, cucu korban menelpon namun tidak aktif. Saksi mendatangi rumah korban dan mendapati pintu terkunci rapat, tanpa tanda-tanda pencurian, tetapi mobil korban tidak ada di garasi.
Merasa tak beres, keluarga melapor ke Polda Sumsel atas kehilangan korban tiga kemudian. Dua hari berselang, laporan kembali dibuat terkait dugaan pencurian dengan kekerasan setelah adanya rekaman
CCTV menunjukkan mobil korban melintas di Jalan R Sukamto Palembang. Pada 20 Januari 2026, polisi menemukan mobil korban yang telah dijual pelaku. Hingga akhirnya, pelaku YG diamankan dalam pelariannya di Tulung Agung, Jawa Timur, pada 23 Januari 2026, disusul penangkapan dua tersangka lain.
Advertisement
Penemuan Kerangka Korban
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan kerangka korban, Rabu (27/1) siang. Identitasnya diperkuat dengan barang pribadi korban berupa Injil dan jam tangan hadiah dari cucunya.
"Dari penyelidikan cukup lama, kami bongkar kasus perampokan dan pembunuhan terhadap korban. Tersangka adalah tetangganya sendiri," ungkap Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun, Rabu (28/1).
Advertisement
Pembunuhan Berencana
Johannes menyebut kejahatan ini telah direncanakan tersangka. Dia menghabisi nyawa korban untuk menguasai mobil dengan maksud dijual sebagai ongkos berangkat ke Jakarta.
"Ini pembunuhan berencana, pelaku sudah menyiapkan tali, memanfaatkan kepercayaan korban, lalu menghabisi nyawanya," kata Johannes.