Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihati mengungkap motif tersangka MSF, dokter kandungan pelaku pelecehan seksual terhadap ibu hamil. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, rupanya tersangka mengaku terangsang ketika melihat pasiennya.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang kami lakukan, untuk motif tersangka MSF melakukan pelecehan seksual kepada pasiennya karena dorongan hawa nafsunya. Jadi semacam terangsang ketika melihat ibu hamil,” ungkap Joko, Rabu (23/4).
Dengan kondisi tersebut, Joko mengatakan bahwa pihaknya pun berencana memeriksa kondisi kejiwaan MSF. Saat ini pihaknya tengah menunggu jadwal dari psikolog atau dokter ahli kejiwaan.
Diakui Joko, langkah pemeriksaan dilakukan untuk mendalami lebih jauh kasus yang sedang ditangani pihaknya. Apalagi saat ini jumlah korban yang diduga mendapatkan pelecehan seksual saat diperiksa mengalami penambahan.
Advertisement
Hingga saat ini, diketahui jumlah korban yang telah melaporkan kepada pihaknya sudah mencapai lima orang. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, kelima orang tersebut dilakukan pelecehan seksual oleh tersangka di dua lokasi berbeda.
“Dari lima orang ini, yang satu orang dilakukan pelecehan seksual oleh tersangka di kamar kontrakannya. Sedangkan empat orang lainnya mengalami pelecehan seksual di tempat praktek MSF,” kata Joko.
Menurut Joko, jumlah korban yang melapor kepada pihaknya masih sedikit dibanding mereka yang mengaku telah mendapatkan pelecehan seksual di media sosial. Namun mayoritas dari para korban tersebut enggan membuat laporan resmi ke polisi.
“Mungkin masing-masing memiliki pertimbangannya, namun tentunya bila membuat laporan bisa membantu kami untuk memenuhi syarat formil dalam proses penyelidikan,” katanya.