Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tallo menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial ISN usai menipu agen BRI Link. ISN nyaris dihakimi warga usai ketahuan melakukan Top Up fiktif ke agen BRI Link.
Kepala Kepolisian Sektor Tallo Ajun Komisaris Asfada mengatakan ISN melakukan penipuan transfer fiktif tidak sendirian. Ia beraksi bersama dua anaknya.
"Korban mengalami kerugian kurang lebih Rp38.250.000 dari lima kali transaksi pengiriman," kata Asfada.
Polisi juga menyita barang bukti berupa lima lembar struk transaksi serta rekaman CCTV dari lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi tersebut.
Advertisement
Namun polisi menduga aksi penipuan ini berkaitan dengan pesan yang diterima pelaku melalui media sosial Facebook, yang meminta pelaku mengirimkan uang ke sejumlah nomor rekening.
"Saat ini penyidik masih mendalami kasus ini untuk mengetahui fakta-fakta yang sebenarnya, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat," jelas Asfada.
Terkait penahanan pelaku, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk menentukan status hukum yang bersangkutan. Polisi juga telah memeriksa suami dan orang tua pelaku, yang sejauh ini tidak ditemukan keterlibatan dalam kasus tersebut.
"Nanti hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik baru kita bisa memastikan apakah pelaku memiliki unsur untuk ditahan atau tidak. Karena saat ini suami daripada pelaku dan orang tuanya sudah ada di kantor untuk diambil keterangan," ucapnya.
Advertisement
Sementara korban, Misnah mengatakan aksi pelaku terekam kamera CCTV gerai. Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak beberapa kali berkomunikasi dengan karyawan saat melakukan transaksi pengiriman uang ke sejumlah nomor rekening.
"Pelaku awalnya meminta bantuan untuk top-up dan transfer dengan alasan uang akan dibayarkan setelah seluruh transaksi selesai dilakukan," ungkapnya.
Meski sempat dimintai uang, pelaku terus beralasan masih ada transaksi lain yang akan dilakukan.
"Waktu transferan ketiga saya sudah tanya, karena sudah banyak. Pelaku bilang untuk saudaranya dan meyakinkan nanti dananya dibayarkan setelah semua selesai," ujar Misnah.
Namun hingga transaksi kelima dilakukan, pelaku tidak juga menyerahkan uang sepeser pun. Merasa tertipu, keluarga korban langsung menghentikan transaksi dan mengamankan pelaku.
Pelaku sempat nyaris diamuk massa sebelum akhirnya diamankan petugas kepolisian dan dibawa ke Markas Polsek Tallo.