Moeldoko Pastikan Pemerintahan Jokowi Tak Otoriter
Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi tidak otoriter. Menurutnya, penangkapan yang dilakukan terhadap beberapa pihak akhir-akhir ini sudah sesuai dengan ketentuan hukum.
Dia mengatakan, bila pihak-pihak tersebut tidak segera ditindak oleh aparat kepolisian, maka ditakutkan akan menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan.
"Sebagian masyarakat Indonesia mengharapkan kedamaian, yang kondusif, maka menjadi tugas negara menjadikan jaminan atas kondisi itu, sehingga negara harus melakukan hal yang diinginkan masyarakat, yakni menjaga negara tetap stabil," katanya di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5).
Mantan Panglima TNI itu mengungkapkan, pemerintah tak akan pandang bulu menjerat mereka yang bisa menimbulkan kekacauan. Pemerintah baru saja menahan mantan Danjen Kopassus Soenarko.
"Semua yang berurusan dengan pihak keamanan, kepolisian, kejaksaan, jauh-jauh hari sudah saya ingatkan, berhati-hati memberikan komentar, berbicara di media sosial dan seterusnya, jauh hari saya sudah mengingatkan jangan main-main, seperti itu, karena ada resiko hukum," tegasnya.
Namun rupanya imbauan pemerintah tak diindahkan oleh mereka. Moeldoko pun menyesali hal tersebut.
"Rupanya imbauan saya tidak diperhatikan, ya sekarang ini bagi mereka-mereka yang nyata melanggar hukum, melanggar ketentuan ya resikonya seperti itu, kenapa demikian harus dilakukan penindakan yang tegas," tutup Moeldoko.
Reporter: Fachrur RozieSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya