Menyusuri Perjalanan Mudik Jalur Selatan Jakarta-Bandung: Pengalaman Penuh Cerita

Tim ANTARA menelusuri Perjalanan Mudik Jalur Selatan dari Jakarta menuju Bandung menjelang Lebaran, mengungkap pengalaman berkesan dan fasilitas lengkap di sepanjang rute.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menyusuri Perjalanan Mudik Jalur Selatan Jakarta-Bandung: Pengalaman Penuh Cerita
Tim ANTARA menelusuri Perjalanan Mudik Jalur Selatan dari Jakarta menuju Bandung menjelang Lebaran, mengungkap pengalaman berkesan dan fasilitas lengkap di sepanjang rute. (AntaraNews)

Perjalanan mudik tidak sekadar mencapai tujuan, melainkan juga tentang pengalaman berharga yang penuh cerita. Tim ANTARA berkesempatan menyusuri jalur selatan dari Jakarta menuju Bandung. Ini dilakukan sekitar seminggu sebelum Lebaran untuk mengamati suasana mudik secara langsung.

Dimulai dari Jakarta pukul 05.30 WIB, perjalanan menggunakan kendaraan roda empat ini menempuh rute melalui Tol Jagorawi, Simpang Gadog, Puncak, Cianjur, hingga akhirnya tiba di Bandung. Selama perjalanan, berbagai dinamika lalu lintas dan fasilitas menarik ditemukan.

Tujuan utama perjalanan ini adalah untuk merasakan kembali nuansa mudik di jalur selatan yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat. Selain itu, tim juga mendokumentasikan kondisi jalan serta titik-titik istirahat yang tersedia bagi pemudik.

Pagi hari yang masih redup di Jakarta menjadi saksi dimulainya perjalanan ini, saat kendaraan memasuki Jalan Tol Jagorawi. Tol ini merupakan akses utama menuju Bogor dan Puncak, menyediakan beberapa rest area penting. Rest area di KM 10, KM 34, dan KM 45 menjadi pilihan bagi pengendara untuk beristirahat sejenak.

Tim sempat singgah di rest area KM 45, yang dilengkapi fasilitas lengkap seperti mushola, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), minimarket, restoran, kedai kopi, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), hingga toilet. Setelah beristirahat, perjalanan dilanjutkan menuju Simpang Gadog, gerbang menuju kawasan Puncak.

Di Simpang Gadog, tim berhenti sekitar satu setengah jam untuk berinteraksi dengan jajaran Kepolisian Resor Bogor terkait pantauan arus lalu lintas pada hari kedua masa mudik Lebaran. Lalu lintas dari Jakarta hingga Simpang Gadog terpantau cukup lengang, memungkinkan perjalanan lancar.

Pos Terpadu Simpang Gadog menawarkan beragam fasilitas bagi pemudik, termasuk layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Tim ANTARA memanfaatkan kesempatan ini untuk mengecek tekanan darah dan kadar gula darah sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain layanan kesehatan, pos terpadu ini juga dilengkapi SPKLU, bengkel gratis untuk kendaraan yang terkendala, dan kursi pijat bagi pengendara yang ingin melepas lelah. Tersedia pula ruang laktasi serta area istirahat yang nyaman bagi keluarga.

Uniknya, pos terpadu Simpang Gadog didesain dengan tema "Istana Aladdin", lengkap dengan ornamen kubah dan dekorasi khas Timur Tengah. Desain ini menciptakan suasana yang ramah dan menarik bagi pemudik yang singgah.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju kawasan Puncak melalui Jalan Raya Puncak–Cianjur, yang terkenal dengan pemandangan pegunungan serta udara sejuk. Jalur ini menawarkan pengalaman visual yang menawan bagi pengendara.

Sepanjang jalur ini, satu hal yang mencuri perhatian adalah angkutan kota (angkot) yang melintas dengan warna berbeda di setiap daerah. Angkot hijau mendominasi wilayah Bogor, sementara memasuki wilayah Cianjur, warna kendaraan berubah menjadi biru muda. Perbedaan warna ini tidak hanya menunjukkan transportasi lokal, tetapi juga menandakan pergantian wilayah.

Tim melanjutkan perjalanan ke kawasan Jembatan Rajamandala di Kabupaten Bandung Barat, sebuah jembatan bersejarah di atas Sungai Citarum. Jembatan ini telah menjadi penghubung vital antara Cianjur dan Bandung sejak era kolonial.

Di area Jembatan Rajamandala, terdapat posko dari Kementerian Pekerjaan Umum yang menyediakan fasilitas istirahat bagi pemudik. Fasilitasnya meliputi tempat istirahat, area sholat, dan kursi pijat untuk relaksasi. Sepanjang jalur menuju jembatan ini juga banyak warung makan yang menawarkan kuliner lokal, seperti es cincau yang populer untuk menyegarkan diri.

Setelah beristirahat, perjalanan dilanjutkan menuju Bandung via Jalan Raya Padalarang. Hujan deras sempat menyebabkan kemacetan sekitar satu kilometer di kawasan Simpang Cimahi, namun arus kendaraan tetap bergerak perlahan.

Dari Padalarang, tim memasuki Jalan Tol Padaleunyi dan akhirnya tiba di Kota Bandung sekitar pukul 19.00 WIB. Perjalanan diakhiri dengan menikmati kuliner legendaris Mie Kocok Mang Nanang Tea, menutup pengalaman menyusuri Perjalanan Mudik Jalur Selatan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi