Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan pemerintah mempercepat penyaluran bantuan bagi korban bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Proses pencairan ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadan.
Menurut Tito, percepatan tersebut dilakukan atas arahan langsung Presiden dan telah ditindaklanjuti lintas kementerian serta lembaga terkait.
Advertisement
Tito menjelaskan, anggaran bantuan telah dicairkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah menerima instruksi langsung dari Presiden.
“Ini sudah anggarannya langsung atas perintah Bapak Presiden, hari Senin perintah, hari Selasa langsung Menteri Keuangan mentransfer ke BNPB sebanyak total 4,7 triliun,” kata Tito di Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).
Ia menyebutkan, pemerintah menargetkan seluruh proses penyaluran dapat berlangsung sebelum dimulainya ibadah puasa. “Insya Allah sebelum puasa selesai,” ujarnya.
Advertisement
Tito menyampaikan, bantuan akan disalurkan kepada puluhan ribu warga terdampak yang datanya telah diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
“Mulai hari Kamis akan serempak diberikan di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh kepada yang sudah diverifikasi BPS sebanyak kurang lebih 25.000 orang,” tuturnya.
Selain bantuan utama, pemerintah juga menyiapkan skema khusus bagi warga yang tidak menempati hunian sementara. Mereka diperbolehkan tinggal bersama keluarga atau menyewa rumah dengan dukungan dana pemerintah.
“Mereka boleh tinggal di rumah keluarganya atau dikontrakkan, itu 1,8 juta rupiah per tiga bulan, dan ini akan direalisasi oleh BNPB karena anggarannya sudah ada,” jelas Tito.
Sementara itu, terkait tradisi Meugang menjelang Ramadan di Aceh, pemerintah juga menyiapkan bantuan sapi yang akan disalurkan ke ribuan kampung.
“Kalau daging sapi itu rencananya di 3.000-an kampung, kita harapkan secepat mungkin bisa ter-deliver di para bupati, lalu dibagikan kepada desa-desa,” kata Tito.