Menteri Kebudayaan Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Lokasi Bencana Cagar Budaya Padang Pariaman

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyalurkan **bantuan Kemenbud Padang Pariaman** bagi warga terdampak bencana alam di kawasan cagar budaya Kuburan Sibohong Syekh Burhanuddin, Sumatera Barat, sekaligus mengajak memperkuat solidaritas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menteri Kebudayaan Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Lokasi Bencana Cagar Budaya Padang Pariaman
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyalurkan **bantuan Kemenbud Padang Pariaman** bagi warga terdampak bencana alam di kawasan cagar budaya Kuburan Sibohong Syekh Burhanuddin, Sumatera Barat, sekaligus mengajak memperkuat solidaritas. (AntaraNews)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di kawasan Cagar Budaya Kuburan Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang, Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Kamis (12/3). Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat di wilayah yang dilanda musibah.

Penyerahan bantuan tersebut mengawali rangkaian kunjungan kerja Menteri Kebudayaan di Sumatera Barat, menunjukkan komitmen Kemenbud dalam merespons cepat kebutuhan masyarakat. Bantuan berupa perlengkapan alat salat diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Korong Rajang, Korong Baruah, Nagari Sandi Ulakan, dan Nagari Sungai Batang.

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada pengurus Masjid Inyiak Deer dan Museum Perang Sintuk yang berlokasi di Kabupaten Agam, memperluas jangkauan dukungan kepada komunitas yang membutuhkan. Inisiatif ini bertujuan untuk meringankan beban warga sekaligus menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan dan pelestarian sejarah.

Solidaritas dan Kewaspadaan Menghadapi Bencana

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana alam yang menimpa masyarakat di Padang Pariaman. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong dalam menghadapi situasi sulit ini.

“Turut berduka atas masyarakat yang terdampak. Ke depan kita harus semakin waspada menghadapi perubahan iklim yang tidak menentu serta menghadapi musibah ini dengan semangat gotong royong,” kata Fadli sebagaimana dikutip dari siaran resmi Kementerian Kebudayaan (Kemenbud).

Pernyataan ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi antarwarga untuk mitigasi risiko bencana di masa mendatang. Bantuan Kemenbud Padang Pariaman diharapkan menjadi pemicu semangat kebersamaan di tengah tantangan.

Pelestarian Warisan Budaya di Tengah Musibah

Fadli Zon menegaskan bahwa Kementerian Kebudayaan memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melindungi warisan budaya, baik yang bersifat benda maupun takbenda. Kawasan Kuburan Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang dinilai memiliki nilai historis yang sangat penting bagi masyarakat Minangkabau.

Situs ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ziarah, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran sejarah yang krusial bagi perkembangan Islam di Sumatera Barat. Keberadaan cagar budaya ini menjadi penanda peradaban dan identitas lokal yang harus dijaga.

Oleh karena itu, menjaga kelestarian kawasan tersebut menjadi tanggung jawab bersama, baik dari sisi perawatan fisik situs maupun pelestarian nilai sejarah dan spiritual yang melekat di dalamnya. Upaya ini sejalan dengan misi Kemenbud untuk merawat kekayaan budaya bangsa.

Apresiasi Pemerintah Daerah dan Potensi Cagar Budaya

Bupati Padang Pariaman John Kennedy Aziz menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan Kementerian Kebudayaan terhadap pelestarian Surau Gadang. Situs ini diakui sebagai situs bersejarah sekaligus pusat penyebaran Islam yang signifikan di daerah tersebut.

Menurut John Kennedy Aziz, Kabupaten Padang Pariaman memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, dengan 98 Cagar Budaya yang telah ditetapkan serta 15 Warisan Budaya Takbenda. Makam Sibohong Syekh Burhanuddin Surau Gadang sendiri tercatat sebagai salah satu Cagar Budaya peringkat provinsi.

Pemerintah daerah menyadari bahwa masih perlu memperkuat pendataan, pelindungan, dan pelestarian objek budaya agar semakin terlindungi dan dikenal luas oleh masyarakat. Kolaborasi dengan Kemenbud menjadi kunci dalam mencapai tujuan ini.

Dukungan dari pusat, seperti **bantuan Kemenbud Padang Pariaman** ini, diharapkan dapat memacu semangat pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus merawat serta mempromosikan warisan budaya yang mereka miliki. Ini adalah langkah konkret dalam menjaga identitas dan kekayaan sejarah Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi