Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyebutkan, rencana Bulog mengeskpor ribuan ton beras ke Arab Saudi untuk jemaah haji Indonesia berpotensi gagal, buntut adanya l konflik di Timur Tengah.
"Bulog kemarin sempat mengapalkan pada awal Ramadan sejumlah 2.200 ton beras, tapi dua hari setelah pengapalan, meletus perang," kata Irfan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).
Meski demikian, Irfan mengatakan 30 ton beras terus diupayakan berlanjut untuk 1.600 petugas haji.
"Total kebutuhan beras 30 ton diperuntukkan bagi 1.600 petugas. Jadi beras yang kemungkinan bisa kita kirim hanya untuk yang petugas dengan spesifikasi kualitas beras Pandan Wangi Cianjur premium, long grain dan tingkat pecahan maksimal 5 persen serta harga di bawah pasar atau ritel," kata Irfan.
Advertisement
Saat ini, lanjutnya, proses produksi tengah berlangsung di OKH Cianjur bersamaan dengan penyelesaian administrasi ekspor-impor.
“Pengiriman direncanakan menggunakan kargo udara dengan target keberangkatan 12 April," pungkasnya.