Menaker Buka Business Matching Penyelenggara Pemagangan dengan Supervising Organization di Jepang

Sebanyak 393 Sending Organization yang terdaftar telah mengirimkan para pesertanya ke Jepang untuk mengikuti program pemagangan.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Menaker Buka Business Matching Penyelenggara Pemagangan dengan Supervising Organization di Jepang
Menaker Buka Business Matching Penyelenggara Pemagangan dengan Supervising Organization di Jepang (Merdeka.com)

Sebanyak 393 Sending Organization yang terdaftar telah mengirimkan para pesertanya ke Jepang 

Untuk meningkatkan kerja sama Sending Organization di Indonesia dengan Supervising Organization di Jepang, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Business Matching Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri dengan Supervising Organization, di Nagoya Jepang, Selasa (7/11/2023).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang membuka langsung gelaran tersebut, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan antara Ditjen Binalavotas Kemnaker dengan Kyodai Remittance dan Asosiasi Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (AP2LN).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurutnya, melalui Business Matching Pemagangan Luar Negeri dengan Supervising Organization, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengiriman peserta program pemagangan ke Jepang dari Indonesia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Saya harap dari program pemagangan ke Jepang, Indonesia memiliki SDM yang kompeten dan mampu bersaing di taraf global," tutur Ida Fauziyah.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat ini, ujar Menaker Ida sebanyak 393 Sending Organization yang terdaftar telah mengirimkan para pesertanya ke Jepang untuk mengikuti program pemagangan.

Sementara berdasarkan data pada 31 Oktober 2023, terdapat 1.967 Supervising Organization dengan Standar Excellence, dan tercatat baru 961 Supervising Organization kategori Excellence yang telah bekerja sama dengan Sending Organization di Indonesia. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Masih banyak kesempatan bagi Sending Organization di Indonesia untuk memperbanyak kerja sama dengan Supervising Organization di Jepang," ujarnya.

Menaker Ida mengungkapkan, program pemagangan ke Jepang telah memikat banyak orang terutama anak muda Indonesia, selain itu banyak perusahaan di Jepang yang membutuhkan peserta pemagangan termasuk dari Indonesia.

"Semoga makin banyak angkatan kerja, terutama anak muda Indonesia yang memiliki kesempatan untuk menjadi peserta magang di Jepang," pungkasnya.

Rekomendasi