Presiden Prabowo Subianto rencananya akan meresmikan sejumlah Koperasi Desa Merah Putih di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Senin (21/7) nanti. Di Kabupaten Gowa, saat ini setidaknya sudah terbentuk 167 Kopdes Merah Putih.
Merdeka.com berkesempatan melihat model Kopdes Merah Putih di Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Tampilan dari depan, Kopdes Merah Putih Jenetallasa terlihat seperti toko kelontong pada umumnya.
Meski terlihat seperti toko kelontong, tetapi barang atau sembako yang dijual harganya lebih murah.
"Iya, (harganya) pasti lebih murah," ujar Ketua Kopdes Merah Putih Jenetallasa, Yulianti, Sabtu (19/7).
Kopdes Merah Putih Jenetallasa terbentuk sejak Mei 2025 itu langsung bergerak melakukan sosialisasi ke masyarakat. Meski baru langkah awal, Kopdes Merah Putih Jenetallasa sudah memiliki 200 anggota aktif.
"Kami membentuk pengurus Kopdes itu sejak awal Mei 2025. Kami langsung aksi dan merespons apa yang menjadi program pemerintah dan bapak Presiden Prabowo," tuturnya.
Anggota Kopdes Ditargetkan Capai 9.000
Dengan gencar melakukan sosialisasi, Kopdes Merah Putih Jenetallasa diharapkan bisa dekat dengan masyarakat desa. Yulianti mengaku Kopdes Merah Putih Jenetallasa memiliki target keanggotaan hingga 9 ribu hingga akhir tahun 2025.
"Kami ingin program pemerintah ini guna mendekatkan dan membesarkan Kopdes untuk kepentingan masyarakat. Apalagi kami dibantu Pemdes (Pemerintah Desa) dan jajaran untuk menyampaikan ini kepada masyarakat. Sehingga besar harapan kami bahwa keanggotaan di kopdes ini bisa mencapai 9 ribu dalam setahun," ungkapnya.
Yulianti mengungkapkan anggota yang tergabung dalam Kopdes Merah Putih akan mendapatkan manfaat yang banyak. Apalagi, program Kopdes Merah Putih juga terkoneksi dengan program pemerintah lainnya.
"Inikan keterkaitan dengan program pemerintah yang kami anggap tidak ada lagi stunting, tidak ada lagi masyarakat yang termaginalkan, lapar. Sehingga Kopdes ini bisa benar-benar ketemu. Jika ada warga yang lapar dan tidak punya uang, bisa tetap membeli beras di sini," ucapnya.
167 Kopdes Sudah Berbadan Hukum
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa Mahmuddin, menjelaskan saat ini di Kabupaten Gowa sudah terbentuk 167 Kopdes Merah Putih. Dari 167 tersebut, 121 di antaranya merupakan koperasi desa dan 46 adalah koperasi kelurahan.
"Di Gowa sudah terbentuk koperasi merah putih desa dan kelurahan sebanyak 167 koperasi yang meliputi 121 koperasi desa dan 46 koperasi kelurahan merah putih," kata dia.
Mahmuddin menyebut 167 Kopdes tersebut sudah memiliki badan hukum lengkap. Bahkan, ada 49 Kopdes yang sudah memiliki sarana dan pra sarana, seperti yang ada di Kopdes Merah Putih Jenetellasa.
"Semuanya sudah berbadan hukum lengkap, sisa nanti mau dijalankan. Sudah 49 koperasi kita sudah memiliki sarana dan pra sarana," sebutnya.
"Ada yang memanfaatkan gedung-gedung bekas KUD (Koperasi Unit Desa). Kan KUD kita dulu 28, sekarang yang aktif sisa 1. Jadi ada 27 eks KUD yang dimanfaatkan oleh koperasi kita," tuturnya.
Advertisement
Kerja Sama dengan Bulog dan UMKM
Untuk suplai barang, Mahmuddin mengatakan telah bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan juga UMKM.
"Barang yang seperti beras, gula, minyak kita berhubungan dengan Bulog. Kalau untuk barang lainnya bisa dari UMKM di desa masing-masing," tuturnya.
Mahmuddin berharap keberadaan Kopdes Merah Putih bisa menjadi benteng ekonomi desa. Selain itu, Kopdes Merah Putih juga bisa meningkatkan nilai-nilai gotong royong.
"Asas koperasi itu adalah gotong royong dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan anggota koperasi pada khususnya," ucapnya.
Sekadar diketahui, setidaknya ada 3.059 koperasi resmi berdiri dan aktif di Sulsel. Jumlah itu terdiri atas 2.266 koperasi desa dan 793 koperasi kelurahan.
Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan langsung program Kopdes Merah Putih. Untuk di Sulsel, ada dua lokasi yang direncanakan akan diresmikan yakni di Kabupaten Takalar dan Gowa.