Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mau jual motor, Sahruddin malah dibui gara-gara bawa badik

Mau jual motor, Sahruddin malah dibui gara-gara bawa badik Sahruddin dibui gara-gara bawa sajam. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Hati-hati sembarangan membawa senjata tajam, bisa berujung penjara. Itu yang dialami Sahruddin (45), warga Jalan Dokter Soetomo, Samarinda. Berniat ingin menjual motornya, namun dia berusan dengan polisi hingga membawanya ke penjara. Gara-garanya, dia membawa badik yang diselipkan di pinggang.

Sahruddin diamankan Minggu (8/7) dini hari kemarin. Sebelumnya, dia bermaksud menjual motor, dan bertemu calon pembeli tidak jauh dari rumahnya di Jalan Dr Soetomo.

Tidak ingin dicap sebagai penadah, calon pembeli lebih cerdas, dan mengontak temannya di kepolisian lantaran mencurigai motor yang dijual Sahruddin, tidak berasal usul yang jelas.

"Kita tangkap bersangkutan (Sahruddin) karena dicurigai menjual motor curian," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Purwanto, kepada merdeka.com, Senin (9/7) sore.

Masih di lokasi bertemunya Sahruddin dengan calon pembeli motor, polisi melakukan penggeledahan badan. "Di selipan pinggangnya ditemukan badik sepanjang 15 sentimeter. Langsung saja kita bawa ke kantor," ujar Purwanto.

sahruddin dibui gara gara bawa sajam

Sahruddin dibui gara-gara bawa sajam ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Tidak ada alasan yang dikemukakan Sahruddin, saat ditanya motif dia membawa badik yang diselipkan di pinggangnya. "Cuma bawa saja, jaga diri," sebut Purwanto.

Kepolisian sedang mengembangkan kasus itu, menyelidiki asal usul motor yang dijual oleh Sahruddin, yang kesehariannya menganggur itu. "Sajam badiknya sudah kita amankan sebagai barang bukti. Kasus dugaan motor curiannya sedang kita kembangkan ya," demikian Purwanto.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP