Masih Pandemi, Kemenag Solo Imbau Perayaan Natal Digelar Sederhana
Merdeka.com - Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta mengimbau kepada masyarakat khususnya umat Nasrani, agar merayakan Hari Natal secara sederhana.Hal tersebut mengingat kondisi tanah air saat ini masih dalam pandemi Covid-19. Sehingga penularan dan penyebaran virus Corona bisa diminimalisir.
"Ibadah atau perayaan Natal, hendaknya dilaksanakan secara sederhana dan tidak berlebihan. Serta lebih menekankan perayaan di tengah keluarga," ujar Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Solo, Rosyid Ali Safitri, Rabu (16/12).
Untuk pelaksanaan ibadat, lanjut Rosyid, selain dilaksanakan secara berjamaah atau kolektif di rumah ibadah, hendaknya juga dilakukan secara daring dengan tatanan yang sudah disiapkan oleh pengurus. Kemudian untuk jumlah peserta ibadat secara kolektif, tidak diperbolehkan melebihi 50 persen dari kapasitas tempat ibadah.
"Kemudian yang ketiga, pengurus rumah ibadat dan yang mengikuti perayaan, wajib mengikuti ketentuan protokol kesehatan Covid-19," tandasnya.
Terkait ibadat dan perayaan Natal tersebut, pihaknya sudah mengedarkan surat yang ditujukan untuk para pemuka agama terutama Nasrani. Surat Edaran tersebut merupakan kebijakan dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Yakni Surat Edaran Menteri Agama nomor 23 tahun 2020, tentang panduan penyelenggaraan kegiatan ibadah dan perayaan Natal dimasa pandemi.
"Kita berharap semua tokoh agama, harus mengikuti informasi secara terus menerus dari pemerintah kota, sehingga kita langsung bisa menyesuaikan. Karena Pandemi ini kan sudah lama dari bulan Maret. Saya kira masyarakat sudah memahami terkait hal itu," pungkasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya