Arema FC berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League musim 2025/2026. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Senin (02/02). Hasil positif ini membawa Arema FC mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.
Meskipun meraih kemenangan, pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui bahwa timnya tidak menampilkan performa terbaiknya. Namun, ia tetap bersyukur dan menilai kemenangan tersebut layak didapatkan oleh anak asuhnya. Kemenangan ini menunjukkan semangat juang para pemain Singo Edan.
Santos menekankan bahwa kerja keras dan konsistensi pemain selama 90 menit menjadi kunci utama. Mereka mampu mengatasi tekanan bertubi-tubi dari Persijap Jepara. Kekompakan tim juga disebutnya sudah terbentuk, baik antara pemain lama maupun pendatang baru.
Advertisement
Advertisement
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyatakan rasa syukurnya atas raihan tiga poin saat menjamu Persijap Jepara. Ia mengakui bahwa pertandingan tersebut bukan penampilan terbaik timnya. Namun, semangat juang tinggi menjadi faktor penentu kemenangan Arema FC.
"Pertama saya bersyukur kepada tuhan atas kemenangan ini, kemenangan yang memang pantas diraih. Ini bukan pertandingan terbaik, kami tidak tampil dengan (performa) yang bagus," kata Marcos saat sesi konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin. Pelatih asal Brasil ini menyoroti dedikasi pemain.
Santos menjelaskan, semua pemain menunjukkan semangat penuh dan kerja keras sepanjang 90 menit pertandingan. Konsistensi para pemain juga tetap terjaga, meskipun menghadapi tekanan kuat dari lawan. "Itu bukan hal yang mudah," ucapnya, menggambarkan tantangan yang dihadapi timnya.
Advertisement
Lebih lanjut, Marcos Santos mengungkapkan kekompakan tim sudah terjalin baik antara pemain lama dan pemain baru. Ia menegaskan bahwa Arema FC saat ini telah membentuk tim yang kompetitif. "Kami membentuk tim yang kompetitif," ujarnya, menyoroti soliditas skuad.
Advertisement
Pemain Arema FC, Gustavo Franca, turut menyampaikan kebahagiaannya atas kemenangan melawan Persijap Jepara. Ia menyebut hasil ini sesuai dengan harapan seluruh pemain. Kemenangan ini sangat penting untuk mendongkrak moral tim di liga.
"Ini adalah pertandingan yang sulit. Kami memang perlu menang dan hari ini bisa mendapatkan tiga poin," kata gelandang serang Arema FC tersebut. Franca mengakui bahwa laga berjalan tidak mudah, namun timnya berhasil meraih target poin penuh.
Franca juga tidak mempermasalahkan keputusan pelatih Marcos Santos yang menempatkannya tidak pada posisi aslinya. Meskipun berposisi gelandang tengah, ia bermain melebar di pertandingan tersebut. Fleksibilitas ini menunjukkan adaptasi pemain terhadap strategi tim.
Advertisement
Menurut Franca, situasi taktik tersebut berjalan fleksibel karena ia tetap memiliki peran penting. Ia diplot untuk mengalirkan dan menjemput bola dari sisi tengah ke depan. "Pelatih sangat tahu apa yang bisa saya hasilkan untuk tim ini," jelasnya, menunjukkan kepercayaan pada strategi pelatih.
Advertisement
Tambahan tiga poin dari pertandingan ini memiliki dampak signifikan bagi posisi Arema FC di klasemen. Kemenangan atas Persijap Jepara berhasil mengangkat posisi mereka. Ini menjadi dorongan positif di tengah persaingan ketat liga.
Arema FC kini naik satu tingkat ke urutan 11 dalam tabel klasemen BRI Super League musim 2025/2026. Mereka berhasil mengumpulkan total 24 poin. Posisi ini menunjukkan peningkatan performa tim di paruh kedua musim.
Raihan 24 poin tersebut didapatkan dari enam kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan sepanjang musim ini. Konsistensi dalam meraih poin akan menjadi kunci bagi Arema FC untuk terus memperbaiki posisi mereka. Tim akan berupaya untuk terus menjaga tren positif.
Advertisement
Sumber: AntaraNews