Mandalika Grand Prix Association (MGPA) akan menggelar Mandalika Last Sunday Run di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Acara ini dijadwalkan pada Minggu, 28 Desember 2025, dengan tujuan utama memperkuat gaya hidup sehat masyarakat. Direktur Utama MGPA, Priandi Satria, menyatakan event ini merupakan perayaan gaya hidup sehat dalam suasana festival di lintasan balap internasional kebanggaan Indonesia.
Selain fokus pada kesehatan, kegiatan lari ini juga dirancang untuk mempromosikan Mandalika sebagai destinasi sport tourism terkemuka di Indonesia. Ajang ini memadukan elemen olahraga, hiburan, dan pariwisata dalam satu momen istimewa di akhir tahun. Ini menjadi penutup tahun yang unik di lintasan balap internasional kebanggaan Indonesia.
Mandalika Last Sunday Run terbuka untuk semua kalangan, menawarkan sensasi berlari di sirkuit balap internasional dengan konsep fun run. Peserta dapat menikmati pengalaman aman, nyaman, dan penuh keseruan tanpa tekanan target waktu. MGPA ingin menjadikan Mandalika sebagai ruang publik yang dapat dinikmati oleh siapa saja.
Advertisement
Advertisement
Priandi Satria menjelaskan bahwa Mandalika Last Sunday Run bukan hanya sekadar ajang lari biasa. Event ini secara aktif mempromosikan gaya hidup sehat di tengah masyarakat luas. Ini juga merupakan bagian dari upaya MGPA untuk mengukuhkan posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.
Konsep acara yang memadukan olahraga, hiburan, dan pariwisata ini dirancang untuk memberikan pengalaman lengkap bagi para peserta. Strategi ini bertujuan menjadikan Mandalika aktif dengan berbagai event sepanjang tahun. Setiap acara diharapkan menawarkan interaksi langsung dengan ekosistem motorsport yang ada di sirkuit.
“Kami ingin setiap event di Mandalika memberikan pengalaman yang lengkap. Bukan hanya olahraga, tetapi juga hiburan, pariwisata, dan interaksi langsung dengan ekosistem motorsport yang ada di sirkuit,” kata Priandi Satria.
Advertisement
MGPA mengundang seluruh masyarakat, komunitas lari, keluarga, dan wisatawan untuk berpartisipasi. Kehadiran mereka diharapkan dapat meramaikan Mandalika Last Sunday Run 2025. Partisipasi publik sangat penting untuk mencapai tujuan event ini.
Advertisement
Mandalika Last Sunday Run dirancang dengan dua kategori lari, yaitu 10K dan 4,3K, agar dapat diikuti berbagai kalangan. Kategori ini mengakomodasi mulai dari pelari pemula hingga penggemar lari jarak menengah. Seluruh rute lari berada di dalam area Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, tidak melewati jalan raya umum.
Aspek keamanan, kenyamanan, serta eksklusivitas bagi seluruh peserta menjadi prioritas utama. Berbeda dengan lomba lari kompetitif, event ini mengusung konsep fun run. Tidak ada penerapan Cut Off Time (COT), sehingga peserta bebas berlari dengan ritme masing-masing.
Peserta dapat berolahraga santai, menikmati pemandangan sirkuit, atau sekadar merasakan atmosfer lintasan balap kelas dunia. Konsep ini menjadikan Mandalika Last Sunday Run sebagai event yang inklusif dan ramah bagi keluarga. Komunitas dan peserta dari berbagai latar belakang usia serta kemampuan juga sangat disambut.
Advertisement
Advertisement
Setiap peserta Mandalika Last Sunday Run 2025 akan mendapatkan berbagai fasilitas menarik. Fasilitas tersebut meliputi medali finisher, BIB (nomor dada), pin, serta akses ke hydration booth. Hydration booth ini tersedia di area sirkuit untuk menjaga hidrasi peserta selama event berlangsung.
Panitia juga menyiapkan doorprize menarik bagi para peserta yang beruntung. Selain itu, ada hadiah khusus yang akan diberikan kepada peserta dengan kostum terbaik. Hal ini menambah keseruan dan semangat partisipasi dalam event lari ini.
Pengalaman berlari di lintasan balap internasional adalah daya tarik utama event ini. MGPA berharap event ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi setiap peserta. Ini juga menjadi cara untuk menikmati suasana Mandalika yang unik dan penuh energi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews