Malaysia Airlines pecah ban saat mendarat di Bandara Soekarno Hatta
Merdeka.com - Pesawat Malaysia Airlines MH 725 rute Kuala Lumpur-Jakarta mengalami pecah ban belakang saat mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (13/6) pukul 20.04 WIB. Sebelum pecah, sempat terjadi benturan ketika ban menyentuh permukaan landasan.
"Tadi pada saat roda menyentuh landasan terjadi benturan," ujar Head of Corporate Secretary and Legal PT Angkasa Pura II Agus Haryadi saat dihubungi merdeka.com.
Posisi landing pesawat berada di landasan B 25 L. 61 penumpang berhasil dievakuasi dan diarahkan ke Terminal 2 . Sementara pesawat ditarik ke taksi way N 4 untuk dilakukan evaluasi.
Belum diketahui penyebab ban pesawat pecah. Namun berdasarkan analisa Agus, kondisi seperti ini sering terjadi ketika pesawat mendarat dalam cuaca hujan.
"Kalau kondisi cuaca hujan atau di permukaan ada air, landing menghentak untuk memecah air. Pecah ban sering terjadi saat landing karena tumpuan hentakan antara bumi dengan ban pesawat," tuturnya.
Akibat insiden ini, Angkasa Pura II menutup sementara landasan selama dua jam. Dalam kurun waktu tersebut, semua arus penerbangan dialihkan ke landasan selatan dengan memprioritaskan pesawat yang akan mendarat.
"Ada beberapa pesawat berangkat yang agak terlambat," tuturnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya