Majene Kembali Diguncang Gempa, Warga Kembali ke Pos Pengungsian
Merdeka.com - Kabupaten Majene, Sulawesi Barat kembali diguncang gempa bermagnitudo 5,2. Peristiwa gempa terjadi pada Rabu (3/2), pukul 16.25 waktu setempat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati mengatakan gempa tersebut membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.
“BPBD Kabupaten Majene melaporkan warganya merasakan guncangan kuat panik hingga keluar rumah. Warga Majene merasakan guncangan cukup kuat selama 3 hingga 4 detik,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (3/1).
Sementara itu, sebagian warga Majene kembali ke pos pengungsian. Meski demikian, tidak ada laporan dampak kerusakan pascagempa.
Laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa kali ini berada pada kedalaman 18 km yang terletak di 9 km barat laut Majene, Sulawesi Barat atau 33 km barat daya Mamuju, Sulawesi Barat. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tidak memicu terjadinya tsunami.
Sebagai informasi, Majene telah diguncang gempa bermagnitudo 5,9 pada 14 Januari 2021. Sehari setelahnya atau pada 15 Januari 2021, Majene kembali diguncang gempa bermagnitudo 6,4.
Dua kali gempa tersebut mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia dan rumah-rumah mengalami kerusakan. Selain itu, fasilitas umum juga mengalami kerusakan akibat gempa.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya