Mabes Polri sebut 16 WNI tidak terlibat ISIS di Filipina

Mabes Polri sebut 16 WNI tidak terlibat ISIS di Filipina. Mabes Polri membantah bahwa 16 Warga Negara Indonesia (WNI) terlibat aksi teroris di Filipina. Namun, hingga kini 16 orang tersebut, masih menjalani pemeriksaan oleh Detasemen Khusus 88 (Anti Teror).

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Mabes Polri sebut 16 WNI tidak terlibat ISIS di Filipina
17 WNI dievakuasi dari Filipina. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Mabes Polri membantah bahwa 16 Warga Negara Indonesia (WNI) terlibat aksi teroris di Filipina. Namun, hingga kini 16 orang tersebut, masih menjalani pemeriksaan oleh Detasemen Khusus 88 (Anti Teror)."Tidak ada. Sudah saya cek ke Densus tidak ada," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto ketika dihubungi wartawan, Minggu (4/6).Menurut Setyo, rombongan 16 WNI itu hanya sempat mendapat pendataan identitas setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Pendataan itu, katanya, dilakukan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia sebelum mereka tiba di Indonesia.Nantinya, lanjutnya, 16 orang itu akan didata kembali sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing. "Didata KJRI kemudian di sini oleh stake holder termasuk kepolisian yang mendata," ujarnya.Setyo menjelaskan, 16 WNI itu hanyalah Jamaah Tabligh yang kebetulan terjebak dalam konflik antara pasukan pemerintah Filipina dengan sempalan kelompok ISIS di kota Marawi, Mindanao, Filipina. Sehingga, tak ada terlibat dalam kasus tersebut."Hanya berdakwah saja. Kemungkinan besok atau hari ini baru kembali ke daerah masing-masing," pungkasnya.

Rekomendasi