Langgar Aturan PPKM, 5 Rumah Makan di Solo Ditutup

Minggu, 24 Januari 2021 03:04 Reporter : Arie Sunaryo
Langgar Aturan PPKM, 5 Rumah Makan di Solo Ditutup PPKM Jawa-Bali Diperpanjang 2 Pekan. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Penutupan rumah makan kembali dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo. Sedikitnya 5 rumah makan dilarang beroperasi sementara setelah melanggar aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Penutupan dilakukan.

Sebelumnya peristiwa penutupan 2 rumah makan dan satu tempat karaoke juga terjadi beberapa hari yang lalu akibat melanggar ketentuan jumlah maksimal pengunjung. Sebelum ditutup paksa petugas telah memberikan surat peringatan ketiga (SP3).

"Pelanggaran SE (Surat Edaran) Wali Kota Solo Nomor 067/036 tentang PPKM masih ditemukan di lapangan. Kami sangat menyayangkan, terpaksa kita tutup,” ujar Kepala Satpol PP Solo Arif Darmawan, Sabtu (23/1).

"Merek sudah diberikan surat peringatan pertama dan kedua. Mereka tetap ngeyel (bandel) dan mengulangi lagi perbuatannya. Mereka melayani makan di tempat lebih dari 25 persen sehingga menimbulkan kerumunan. Sudah kita berikan surat peringatan ketiga (SP3) sebelumnya," tandasnya.

Arif menyampaikan, sanksi bagi tempat usaha yang mendapatkan SP3, adalah ditutup tempat usahanya. Mereka tidak boleh berjualan selama dua bulan. Arif mengingatkan pada pelaku usaha lain agar mematuhi aturan PPKM.

"Yang melanggar, sanksinya ditutup 2 bulan. Kami mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk mematuhi SE Wali Kota tentang PPKM," tegasnya.

Lebih lanjut Arif mengatakan, hingga pekan kedua PPKM atautanggal 22 Januari pihaknya telah melayangkan surat peringatan kedua (SP2) kepada 170 pemilik usaha di Solo. Mereka ditengarai melanggar aturan PPKM.

“Ada 170 yang kita beri SP2. Hal ini sekaligus peringatan bagi pelaku usaha lainnya agar mematuhi SE Wali Kota tentang PPKM,” pungkas dia. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini