Lamar Gadis Pujaan, Wanita yang Menyamar Pria Datang dengan Orang Tua Sewaan

Senin, 2 September 2019 17:45 Reporter : Irwanto
Lamar Gadis Pujaan, Wanita yang Menyamar Pria Datang dengan Orang Tua Sewaan Ilustrasi

Merdeka.com - Wanita yang menyamar pria untuk melamar sesama jenis, NI (25), sengaja menyewa dua orang yang dijadikan orang tua palsu. Hanya saja kasus ini tidak berlanjut karena keluarga korban, YE (15) tidak membuat surat laporan.

Kapolsek Semidang Aji Iptu Bastari mengungkapkan, NI bersama orang tua sewaannya datang ke rumah YE di Desa Nyiur Dayak, Semidang Aji, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, untuk melamar. Ternyata orang tua YE curiga dengan cara NI berbicara sehingga diputuskan mengecek jenis kelaminnya di bidan desa.

"NI itu datang dengan orang tuanya, tapi ternyata palsu, mereka orang sewaan NI," ungkap Bastari, Senin (2/9).

Mengetahui rahasia NI terbongkar, orang tua palsu NI kaget. Mereka juga ketakutan diproses hukum karena terlibat menipu YE dan keluarga. Mereka juga sebelumnya tidak mengetahui NI adalah seorang wanita karena fisiknya cenderung laki-laki.

"Mereka tidak tahu NI penyuka sesama jenis. Memang dari suaranya masih terdengar mirip wanita," ujarnya.

Beruntung kasus ini bisa diselesaikan dengan cara damai. NI dan orang tua sewaannya batal diproses secara hukum dan kembali ke kampung halamannya di Desa Lubuk Batang, OKU.

"Kasusnya sudah selesai, tidak ada masalah lagi karena orangtua YE tidak melapor dan sepakat berdamai," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisial NI (25) diamankan polisi karena menyamar sebagai laki-laki untuk menikahi gadis pujaannya, YE (15). Kasus ini terungkap berawal keluarga YE memberitahu bahwa NI adalah laki-laki. Keluarga pun sepakat meminta bantuan bidan desa untuk memastikannya ketika pelaku datang untuk melamar, Sabtu (31/8).

Benar saja, pelaku berjenis laki-laki dan akhirnya diserahkan ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Lamaran yang bakal digelar di kediaman wanita di Desa Nyiur Sayak, Kecamatan Semidang Aji, OKU, Sumatera Selatan, itu pun akhirnya batal.

Dari fisik, pelaku lebih cenderung menyerupai laki-laki, namun suara asli wanita masih jelas. Hal itulah membuat keluarga YE makin curiga setelah mendapat bocoran dari salah seorang keluarganya.

Dari pengakuan NI, dia berkenalan dengan YE melalui media sosial beberapa bulan lalu. NI tinggal di Desa Lubuk Batang yang cukup jauh dari tempat tinggal kekasihnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini