Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lagi nongkrong di taman, dua pemuda dikeroyok geng motor di Depok

Lagi nongkrong di taman, dua pemuda dikeroyok geng motor di Depok Ilustrasi Penganiayaan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua pemuda menjadi korban pengeroyokan kelompok yang diduga geng motor. Saat kejadian Riky Nurbani (26) dan Fendi (24) sedang berada di taman di Jalan Merdeka, Sukmajaya, Depok, Senin (19/9) malam.

Tiba-tiba ada sekelompok pemuda yang menyerang keduanya. Keduanya pun kaget karena tak tahu apa-apa namun dikeroyok.

Riki dan Fendi dipukuli menggunakan besi oleh enam pemuda. Masyarakat yang melihat langsung melerai kedua kelompok itu.

"Satu pelaku berhasil diamankan yaitu MT di lokasi kejadian," kata Kapolsek Sukmajaya Kompol Supriyadi, Selasa (20/9).

Lima pelaku lainnya melarikan diri. Namun berhasil diamankan dari rumahnya masing-masing. Setelah diselidiki ternyata Riki dan Fendi adalah korban salah sasaran. Diketahui, MT mencari kelompok pemuda yang sempat menyerangnya malam itu. MT kemudian mengadu pada gengnya.

"Mereka kemudian berputar ke sekitar jalan tersebut untuk mencari orang yang memukulinya," katanya.

MT dan lima rekannya yaitu A, WH, AS, DC dan JR langsung melihat Riki dan Fendi. Tanpa basa basi mereka memukuli keduanya.

"Mereka pakai enam motor. Mereka langsung berhenti lalu langsung mengeroyok kedua korban tersebut hingga babak belur," ungkapnya.

Setelah menangkap MT, polisi mengamankan lima orang lainnya. Korban mengaku tidak kenal dengan pelaku. Diduga Riky dan Fendi adalah korban salah sasaran.

"Karena sudah gelap mata dan dendam pelaku menyerang ke salah sasaran, korban tidak mengenal pelaku dan pada saat kejadian kebetulan sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian," katanya.

Saat ini para pelaku diamankan di polsek. Mereka dijerat pasal 351 yo 170 KUHP tentang penganiayaan. Ancamannya di atas lima tahun.

"Kami juga mengamankan barang bukti hasil kejahatan pelaku yaitu sebuah unit motor matik B 3183 EDL, balok kayu serta kunci letter T yang digunakan untuk menghajar korbannya," tutupnya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP