Kunjungan Spesial Presiden Lula: Akan Tinjau Program MBG di Jakarta, Rayakan Ulang Tahun ke-80 Bersama Prabowo?

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dijadwalkan akan tinjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta setelah bertemu Presiden Prabowo, sekaligus merayakan ulang tahunnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kunjungan Spesial Presiden Lula: Akan Tinjau Program MBG di Jakarta, Rayakan Ulang Tahun ke-80 Bersama Prabowo?
Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva dijadwalkan meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, menarik perhatian publik. (AntaraNews)

Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dijadwalkan meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta. Kunjungan ini akan dilakukan pada Kamis, 23 Oktober, setelah pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto. Ini merupakan bagian penting dari agenda kunjungan kenegaraan Presiden Lula ke Indonesia.

Kedatangan Presiden Lula di Jakarta pada 22 Oktober disambut dengan upacara kehormatan di Halim Perdanakusuma. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa peninjauan MBG akan bergantung pada situasi. Kepastian peninjauan program MBG akan terlihat pada hari berikutnya.

Kunjungan ini juga memiliki makna khusus karena bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-80 Presiden Lula. Presiden Prabowo secara pribadi mengundang Presiden Lula dan berniat merayakan momen spesial tersebut. Undangan ini disampaikan saat pertemuan bilateral mereka di Brasília Juli lalu.

Presiden Luiz Inácio Lula da Silva tiba di Jakarta pada Selasa, 22 Oktober, dalam kondisi hujan deras. Kedatangannya di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma disambut dengan upacara kehormatan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut mengawal pemimpin Brasil tersebut menuju kendaraan resminya.

Setelah tiba, Presiden Lula langsung menuju hotel tempatnya menginap, dikawal oleh iring-iringan kendaraan. Pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan berlangsung di Istana Merdeka. Pertemuan ini diharapkan memperkuat hubungan diplomatik antara kedua negara.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa rencana peninjauan program MBG oleh Presiden Lula masih bersifat tentatif. “Besok. Memang direncanakan (meninjau MBG), tapi kita lihat besok,” ujar Hadi kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu. Keputusan akhir akan mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah yang diluncurkan pada 6 Januari 2025. Program ini di bawah kepemimpinan pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Tujuannya adalah memastikan asupan gizi yang memadai bagi masyarakat.

Pemerintah melaporkan bahwa program MBG telah menjangkau lebih dari 36,7 juta penerima manfaat pada tahun pertamanya. Sasaran utama program ini meliputi siswa dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas. Selain itu, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga menjadi prioritas.

Badan Gizi Nasional (BGN) menginformasikan bahwa saat ini telah beroperasi 12.528 Unit Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Unit-unit dapur ini berperan penting dalam memproduksi makanan bergizi. Keberadaan SPPG vital untuk memastikan akses pangan bergizi dan meningkatkan standar gizi publik.

Kunjungan Presiden Lula ke Indonesia juga bertepatan dengan momen istimewa, yakni perayaan ulang tahunnya yang ke-80. Presiden Prabowo Subianto mengundang secara langsung Presiden Lula untuk berkunjung ke Indonesia pada bulan Oktober. Undangan ini disampaikan saat pertemuan bilateral di Brasília pada Juli lalu.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa ia dan Presiden Lula memiliki tanggal lahir yang berdekatan di bulan Oktober. Lula lahir pada 27 Oktober 1945, sementara Prabowo lahir pada 17 Oktober 1951. “Saya sangat menantikan kunjungan Presiden Lula ke Indonesia Oktober ini, karena kami hampir berbagi tanggal lahir yang sama di bulan Oktober, dan saya ingin merayakan ulang tahun Presiden Lula di Indonesia,” kata Prabowo.

Prabowo menyebutkan bahwa perayaan khusus akan disiapkan untuk menghormati Presiden Lula selama kunjungannya. Momen ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarnegara. Namun juga menjadi simbol persahabatan pribadi antara kedua pemimpin bangsa.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi